Korea Gagal di Piala Dunia 2026, KFA Minta Maaf dan Siapkan Pelatih Baru

Asosiasi Sepak Bola Korea (KFA) menyampaikan permintaan maaf resmi kepada para pendukung setelah tim nasional gagal memenuhi ekspektasi di Piala Dunia 2026.
Dalam pernyataan yang dirilis Jumat (3/7), KFA mengakui hasil yang diraih jauh dari harapan dan berjanji melakukan evaluasi menyeluruh.
>>> Kebakaran TPA Jatiwaringin Padam 30%, Petugas Gunakan Sistem Inject
"Kami dengan tulus meminta maaf karena telah mengecewakan Anda dengan hasil yang jauh dari harapan di Piala Dunia 2026," tulis KFA di Instagram.
KFA menyatakan kegagalan ini akan dijadikan pelajaran untuk membangun masa depan sepak bola Korea yang lebih baik melalui refleksi dan introspeksi.
Federasi juga menanggapi berbagai laporan spekulatif yang beredar belakangan ini. KFA menegaskan bahwa informasi yang tidak terverifikasi tersebut sepenuhnya salah.
KFA kembali meminta maaf dan berjanji menjunjung tinggi nilai-nilai luhur serta kemurnian olahraga sepak bola.
>>> Kemendagri Minta Klarifikasi Bupati Purwakarta, Saepul Akui Kesalahan
Proses Penunjukan Pelatih Baru
Dalam pernyataan yang sama, KFA memberikan perkembangan terbaru terkait pencarian pelatih kepala tim nasional.
Komite terkait telah menggelar rapat pada 3 Juli dan mencapai kesepakatan untuk meninjau berbagai opsi pengangkatan pelatih baru.
Komite Urusan Umum akan melanjutkan pembahasan agar persiapan tim nasional tidak terganggu, termasuk jadwal paruh kedua Liga A dan persiapan Piala Asia.
Mengenai pemilihan presiden KFA, federasi menjelaskan bahwa Anggaran Dasar Asosiasi mengatur pemilihan harus dilaksanakan dalam 60 hari sejak jabatan presiden kosong.
>>> Amien Rais Sebut PN Jakarta Timur Pengadilan Paling Aneh se-Asia Tenggara
Namun, proses tersebut harus selaras dengan Anggaran Dasar FIFA dan Komite Olimpiade Korea. KFA masih melakukan pembahasan sebelum mengambil keputusan lebih lanjut.
Update Terbaru
Amazon Cetak Rekor Emisi Karbon Akibat Ekspansi Pusat Data AI
Sabtu / 04-07-2026, 00:57 WIB
Weird Al Tolak Tawaran Besar untuk Iklan AI
Sabtu / 04-07-2026, 00:56 WIB
Pria 78 Tahun Hilang Usai Eksperimen Fisika Kuantum di Los Alamos
Sabtu / 04-07-2026, 00:56 WIB
4 Drama Jepang soal Ancaman PHK, Ceritanya Relate Banget!
Sabtu / 04-07-2026, 00:56 WIB
Protagonis Wanita Persona 3 Portable Kembali di Spin-off The Phantom X
Sabtu / 04-07-2026, 00:56 WIB
Fumito Ueda: Elemen 'Kaku' yang Tak Direncanakan Justru Membuat Game Berkesan
Sabtu / 04-07-2026, 00:56 WIB
Wabah Infeksi Parasit Menyebar di Michigan dan 17 Negara Bagian AS
Sabtu / 04-07-2026, 00:51 WIB
Menko Imin Kritik Akademisi Kehilangan Sikap Kritis Saat Jadi Birokrat
Sabtu / 04-07-2026, 00:51 WIB
Ronaldo Bantah Klaim Kakaknya soal Pensiun Usai Piala Dunia 2026
Sabtu / 04-07-2026, 00:51 WIB
DPR Dorong Dialog untuk Selesaikan Sengketa Laut China Selatan
Sabtu / 04-07-2026, 00:49 WIB
Mohamed Salah Starter di Laga Australia vs Mesir Piala Dunia 2026
Sabtu / 04-07-2026, 00:49 WIB
Menko AHY: Pembangunan Sekolah Rakyat Habiskan Anggaran Rp1,25 Triliun
Sabtu / 04-07-2026, 00:49 WIB
Tuchel: Karma Gol Tangan Tuhan Bantu Inggris Taklukkan Meksiko
Sabtu / 04-07-2026, 00:49 WIB
Pengeboran Belum Pernah Terjadi Ungkap Rahasia di Bawah Patahan Pemicu Mega-Tsunami 2011
Sabtu / 04-07-2026, 00:49 WIB






