Los Angeles Dodgers berhasil membalikkan defisit enam run untuk meraih kemenangan comeback 12-7 atas San Diego Padres di Dodger Stadium pada Kamis (27/6).

Kemenangan ini membuka homestand 10 pertandingan meskipun starter Roki Sasaki tampil kesulitan.

>>> Argentina Hadapi Cape Verde di Babak 32 Besar Piala Dunia

Sasaki hanya bertahan tiga inning, membiarkan enam earned run, tujuh hit, dan tiga home run. ERA-nya melonjak menjadi 10,06 dalam empat start terakhir.

Pujian untuk Bullpen dan Serangan Balik

Manajer Dave Roberts mengakui lawan sangat agresif terhadap Sasaki. "Mereka mengenai semua lemparan Roki.

Anda bisa melihatnya," kata Roberts via SportsNetLA.

Meski hasilnya buruk, Sasaki optimis dengan kualitas lemparannya. "Saya rasa lemparan saya tidak jelek hari ini.

Fastball saya cukup bagus," ujarnya.

Ia juga merasa kontrol dan pitch sekunder membaik. "Command saya cukup baik untuk off-speed pitches.

>>> Paralives Tantang Dominasi The Sims dengan Rilis Early Access yang Unik

Banyak hal yang berkembang," tambah Sasaki.

Setelah Sasaki ditarik, bullpen Dodgers berhasil menahan Padres tanpa tambahan run. Roberts memuji kerja kolektif staf bantuan.

"Malam ini adalah klinik," katanya.

Kebangkitan dimulai pada inning kedua lewat home run Dalton Rushing. Dodgers kemudian mencetak 11 run beruntun.

Rushing dan Kyle Tucker sama-sama 4-for-4.

Padres mencatat rekor franchise dengan kebobolan 65 run dalam enam pertandingan.

>>> Purbaya: Anggaran MBG Tahun Depan Turun, Efisiensi Besar-besaran

Dengan kemenangan ini, Dodgers mencatat rekor 57-31 dan unggul 13 game atas Padres di NL West. Shohei Ohtani dijadwalkan menjadi pitcher dan hitter pada Jumat melawan Michael King.