PAN Sumut Buka Suara soal Bupati Langkat Ketua DPW-nya Kena OTT KPK
Bupati Langkat, Syah Afandin alias Ondim, ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Sumatera Utara pada Kamis (3/7).
Ondim merupakan kader Partai Amanat Nasional (PAN) yang menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Sumut.
>>> Barcola: Prancis Harus Pintar Hadapi Pertahanan Kuat Paraguay
Ia terjerat kasus pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat.
Menanggapi penangkapan tersebut, Bendahara DPW PAN Sumut, Mora Harahap, menyatakan pihaknya kaget. Namun, partai memilih menunggu kejelasan proses hukum sebelum mengambil sikap.
"Sebagai kader dan partai tentu kagetlah dapat informasi itu," kata Mora kepada CNNIndonesia. com, Jumat (3/7).
Mora mengungkapkan, informasi yang diterima DPW PAN Sumut masih berasal dari pemberitaan media. Partai belum membahas langkah internal terkait kasus ini.
"Kita pun lihatnya dari media," ujarnya.
Ia mengaku terakhir bertemu Syah Afandin sekitar dua pekan lalu dalam acara pelantikan. Setelah itu, tidak ada komunikasi khusus.
Mora belum bisa memberikan komentar lebih lanjut karena menunggu keterangan resmi dari KPK. Ia juga belum menerima arahan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN.
"Belum ada instruksi khusus dari DPP. Kami juga masih menunggu perkembangan lebih lanjut," katanya.
Informasi mengenai keberadaan Syah Afandin pasca-OTT masih simpang siur. Ada yang menyebut ia di Medan, ada pula yang mengatakan telah dibawa ke Jakarta.
DPW PAN Sumut akan menunggu batas waktu 1x24 jam yang dimiliki KPK untuk menentukan status hukum pihak yang diamankan sebelum mengambil langkah organisasi.
"Kami menunggu kepastian hukum dan pernyataan resmi dari KPK. Setelah itu baru kami bisa menentukan sikap secara internal," pungkas Mora.
Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan penangkapan tersebut. Namun, KPK belum merinci kasus yang menjerat Syah Afandin.
>>> Warga Selamatkan Hewan Terlantar dan Terancam Punah di Berbagai Insiden Global
"Belum bisa disampaikan detailnya. Pascakegiatan tangkap tangan tentu masih terus dilakukan upaya-upaya penyidikan berikutnya," ujar Fitroh.
Update Terbaru
Hyundai Siapkan EV 7-Seater Produksi Lokal, Stargazer Jadi Kandidat
Jumat / 03-07-2026, 17:11 WIB
Tampil Makin Ikonik, Honda Monkey Dapat Warna dan Motif Jok Baru
Jumat / 03-07-2026, 17:11 WIB
5 Drama Korea Rating Tertinggi Sepanjang Juni 2026
Jumat / 03-07-2026, 17:00 WIB
Trailer The Ninth Jedi Perkenalkan Mantan Jedi Misterius sebagai Antagonis
Jumat / 03-07-2026, 17:00 WIB
Chelsea Kejar Granit Xhaka Usai Tawaran Awal Ditolak Sunderland
Jumat / 03-07-2026, 17:00 WIB
Dua Pemain Luar Mariners Cedera, Rodriguez dan Robles Keluar
Jumat / 03-07-2026, 17:00 WIB
Keturunan Thomas Jefferson dan Pembuat Anggur Virginia Kaji Ulang Warisan Sang Pendiri Bangsa
Jumat / 03-07-2026, 16:57 WIB
Roki Sasaki Gagal Tampil Maksimal, Padang Padang Menang
Jumat / 03-07-2026, 16:57 WIB
Dodgers Bangkit dari Defisit Enam Run, Kalahkan Padres 12-7
Jumat / 03-07-2026, 16:57 WIB
Argentina Hadapi Cape Verde di Babak 32 Besar Piala Dunia
Jumat / 03-07-2026, 16:56 WIB
Paralives Tantang Dominasi The Sims dengan Rilis Early Access yang Unik
Jumat / 03-07-2026, 16:56 WIB
Purbaya: Anggaran MBG Tahun Depan Turun, Efisiensi Besar-besaran
Jumat / 03-07-2026, 16:56 WIB
Argentina vs Cape Verde: Panggung Miami dan Dansa Senja Lionel Messi
Jumat / 03-07-2026, 16:56 WIB
Indonesia-Tiongkok Percepat Proyek Twin Parks, Investasi Baru USD500 Juta
Jumat / 03-07-2026, 16:51 WIB






