Pertamina dan subholding hilirnya, Pertamina Patra Niaga, menyatakan kesiapan mendistribusikan 37,92 juta liter B50 pada tahap awal pemberlakuan mandatori biodiesel B50 di Indonesia.

Kebijakan tersebut resmi berlaku pada Rabu, 1 Juli 2026. Distribusi nasional akan diperluas setelah peluncuran resmi program.

Kitty Andhora, Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, mengatakan infrastruktur telah disiapkan mulai dari terminal bahan bakar hingga ritel, termasuk SPBU dan agen pengisian.

Pada tahap awal, B50 akan didistribusikan dari 29 dari 126 terminal bahan bakar Pertamina. Jumlah tersebut akan bertambah secara bertahap selama masa transisi.

Jadwal dan Catatan

Berikut jadwal terkait distribusi B50 dan berita ekonomi lainnya yang perlu dicatat:

  • 1 Juli 2026: Mandatori B50 resmi berlaku, distribusi awal 37,92 juta liter dari 29 terminal.
  • 3 Juli 2026: Pertamina dan Pertamina Patra Niaga konfirmasi kesiapan distribusi.
  • Mei 2026: Impor minyak dan gas Indonesia naik 70,78% year-on-year.
  • Mei 2026: Kunjungan wisatawan China ke Indonesia tumbuh 9,38% year-on-year.
  • Musim panas 2026: Pulau Hainan, China perkirakan lebih dari 8,25 juta perjalanan penumpang udara.

Catatan: Jadwal dapat berubah sewaktu-waktu. Pantau informasi resmi dari Pertamina dan pemerintah.

Detail Distribusi B50

Pertamina Patra Niaga menyiapkan infrastruktur distribusi B50 dari terminal bahan bakar hingga SPBU dan agen pengisian. Jumlah terminal yang digunakan akan bertambah secara bertahap selama masa transisi.

Perkembangan Ekonomi Terkait

Pada Mei 2026, impor minyak dan gas Indonesia melonjak 70,78% year-on-year. Sementara itu, kunjungan wisatawan China ke Indonesia tumbuh 9,38% year-on-year.

Di China, Pulau Hainan memperkirakan lebih dari 8,25 juta perjalanan penumpang udara selama musim panas 2026.

Jadwal lain yang perlu dicatat