Ford Alami Penurunan Penjualan Kuartal II Meski Tawarkan Diskon Karyawan
Ford mengalami kuartal kedua yang suram dengan penjualan grup turun 10,3% menjadi 549.200 unit.
Angka tersebut menunjukkan penurunan sebanyak 62.895 kendaraan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
>>> Slate Tidak Akan Jual Truk Listrik Murahnya ke Kanada, Ford Siap Gantikan
Secara year-to-date, Ford juga mencatat penurunan 9,6%.
Produsen mobil asal Amerika Serikat itu bahkan telah menerapkan program employee pricing untuk semua konsumen sejak 1 Mei lalu, namun penjualan tetap terpuruk.
Penjualan Hybrid dan EV Justru Merosot
Penjualan hybrid Ford turun 20% pada kuartal II, bertolak belakang dengan pesaing seperti Kia yang mencatat kenaikan 187% pada Juni.
Sementara itu, penjualan kendaraan listrik Ford ambles 40,7%.
Mustang Mach-E turun 30,9%, sedangkan F-150 Lightning yang sudah dihentikan produksinya merosot 58,6% menjadi hanya 2.421 unit.
Sebagai perbandingan, Mustang bermesin bensin berhasil menjual lebih dari dua kali lipat dibandingkan versi listriknya.
Keputusan Ford menghentikan model Escape juga berdampak besar. Pada semester I 2025, Ford menjual 82.589 unit Escape, namun tahun ini hanya 24.112 unit.
>>> Land Rover Discovery 2027 Hadirkan Edisi Landmark, Mesin Empat Silinder Dihapus
Pelanggan Escape juga tidak beralih ke Bronco Sport yang penjualannya turun 6,7%.
Bronco Cetak Rekor, Lincoln Terpuruk
Di tengah berita buruk, Bronco mencatat rekor penjualan kuartal II sebanyak 45.739 unit dan rekor semester I sebanyak 76.936 unit.
Bronco bahkan berhasil mengungguli Jeep Wrangler yang turun 12% menjadi 41.793 unit.
Penjualan truk Ford juga menurun. F-Series turun 11%, Ranger turun 9,8%, dan Maverick turun 0,4% meski memiliki varian hybrid populer.
Ford menyebut permintaan F-Series masih kuat, namun pasokan aluminium masih bermasalah.
Sementara itu, penjualan Lincoln merosot 15,8% terutama karena penghentian Corsair yang kehilangan 4.200 unit penjualan. Navigator turun 17,4% dan Aviator turun 1,4%.
>>> CEO Ford Minta Pesaing Dihukum karena Impor Mobil
Satu-satunya titik terang adalah Nautilus yang mencatat rekor kuartal II dengan 10.505 unit.
Update Terbaru
Phoenix Mercury Jamu Seattle Storm dalam Laga Wilayah Barat
Jumat / 03-07-2026, 09:36 WIB
Ticketmaster Alami Gangguan Teknis di Tengah Pengungkapan Pembicaraan dengan Trump
Jumat / 03-07-2026, 09:36 WIB
Peringatan Dini: Arus Atlantik Melambat, Ilmuwan Khawatir Titik Kritis Iklim
Jumat / 03-07-2026, 09:36 WIB
Ghana Hadapi Kolombia di Babak 32 Besar Piala Dunia
Jumat / 03-07-2026, 09:35 WIB
Relic Entertainment Rilis Company of Heroes 3: Final Stand, Game Bertahan Hidup Mandiri
Jumat / 03-07-2026, 09:35 WIB
Inggris ke 16 Besar Piala Dunia, Hadapi Meksiko
Jumat / 03-07-2026, 09:35 WIB
Menkeu Purbaya: RUU PFII Jadi Pilar Indonesia Menuju Pusat Keuangan Kelas Dunia
Jumat / 03-07-2026, 09:35 WIB
Daftar 12 Tim Tersingkir di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Jumat / 03-07-2026, 09:31 WIB
Momen Trump Ngobrol Bareng 'Roosevelt' Hasil AI Viral di Medsos
Jumat / 03-07-2026, 09:31 WIB
IKD Jadi Syarat Akses Perlinsos Digital untuk Daftar Bansos
Jumat / 03-07-2026, 09:31 WIB
Munas Perdana Srikandi Jaga Desa, Perkuat Peran Perempuan dalam Ketahanan Sosial dan Ekonomi
Jumat / 03-07-2026, 09:28 WIB
Australia vs Mesir: Sanggupkah Socceroos Jadi Penyelamat Wajah Asia?
Jumat / 03-07-2026, 09:28 WIB
Luis de la Fuente Puji Magis Mikel Oyarzabal Usai Spanyol Hajar Austria 3-0
Jumat / 03-07-2026, 09:28 WIB
Kejagung Resmi Banding Vonis 10 Tahun Penjara Nadiem Makarim
Jumat / 03-07-2026, 09:28 WIB






