Netflix kembali menuai kontroversi setelah menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk menghidupkan suara mendiang aktor Gene Wilder dalam acara kompetisi bertema Willy Wonka.

Wilder, yang dikenal luas lewat perannya sebagai Willy Wonka dalam film tahun 1971, meninggal pada 2016 akibat komplikasi penyakit Alzheimer.

>>> Rencana Revitalisasi Konsol 3DO Batal karena Fragmentasi Hak Cipta

Dalam trailer acara berjudul "Wonka's The Golden Ticket," suara Wilder dihasilkan oleh AI tanpa persetujuan langsung dari sang aktor, karena teknologi tersebut belum ada saat ia masih hidup.

Keputusan ini memicu kemarahan para penggemar. Banyak yang menyebutnya "menjijikkan" dan "ide yang sangat buruk."

Seorang pengguna Twitter menulis, "Saya harap ini dibatalkan. Berhenti menggunakan AI."

Meski demikian, janda Wilder, Karen Wilder, memberikan izin dan mengatakan ia "senang" dengan serial yang "merayakan imajinasi" sang aktor.

>>> Aksesori Kirby untuk Nintendo Switch 2 Mulai Laris, Tapi Jangan Beli dari Calo

Acara ini akan menampilkan kontestan yang mengikuti serangkaian tantangan untuk memenangkan "Golden Ticket."

Wilder bukan satu-satunya selebritas yang suaranya dikloning menggunakan AI. Sebelumnya, suara Stan Lee dan Anthony Bourdain juga pernah digunakan tanpa izin.

Kritik juga datang dari aktor Tom Hanks, yang khawatir Disney akan menggunakan AI untuk menggantikan suaranya di film Toy Story mendatang.

>>> Josh Sawyer: Pilihan RPG Terbaik Bukan Sekadar Baik atau Jahat

Netizen juga membandingkan desain set acara ini dengan "Willy's Chocolate Experience" tahun 2024 yang menggunakan AI dan berakhir mengecewakan.