Aktor veteran Korea Selatan, Choi Min-sik, kembali menyapa penonton lewat serial thriller psikologis Netflix, "Notes from the Last Row."

Dalam wawancara baru-baru ini, ia mengungkapkan ketertarikannya pada cerita yang mengupas sisi gelap manusia.

>>> Sutradara 'Marty Supreme' Puji Penampilan Intens Timothée Chalamet

Choi, yang telah berkarier lebih dari 35 tahun, memerankan Profesor Heo Mun-oh, seorang novelis gagal yang terobsesi dengan murid jeniusnya, Lee Kang (diperankan Choi Hyun-wook).

Ia mengaku langsung tertarik saat membaca naskah dan drama aslinya. "Saya pikir ini drama yang memberi ruang untuk berpikir," ujarnya.

Menurut Choi, serial ini memiliki nuansa klasik yang berbeda dari tren saat ini. Ia membandingkannya dengan film "Failan" (2001) yang juga pendek namun intens.

Karakter yang Terbuka Polos

Choi dikenal tidak takut mengeksplorasi sisi buruk manusia. Ia lebih tertarik pada karakter yang menyedihkan dan memprihatinkan daripada pahlawan sempurna.

"Saya lebih suka cerita yang mengungkap hal-hal yang ingin kita sembunyikan, seperti daging mentah yang dipajang," jelasnya.

Dalam "Notes from the Last Row," Mun-oh terjebak dalam manipulasi muridnya yang cerdas. Plotnya mengingatkan pada film legendaris Choi, "Oldboy" (2003).

Saat syuting, Choi tidak memikirkan "Oldboy." Namun setelah menonton hasil akhir, ia menyadari keduanya berbicara tentang kekerasan kata-kata dan tulisan.

Sebuah kata ceroboh dari Mun-oh bertahun-tahun lalu menjadi luka besar bagi seorang anak, yang kemudian menggunakan tulisan sebagai senjata balas dendam.

Choi berharap proyek ini menjadi pengingat akan konsekuensi dari kata-kata yang kita ucapkan dan tulis, terutama di era kekerasan verbal yang marak.

>>> Masa Depan Yoo Ah-in Usai Skandal Narkoba: Kembali ke Layar?