Prambanan Jazz Festival 2026 akan digelar selama tiga hari, Jumat hingga Minggu (3-5 Juni 2026), di Kompleks Candi Prambanan, Yogyakarta.

Memasuki usia ke-12, festival ini mencoba menghadirkan nuansa jazz yang lebih kental melalui konsep Playing Jazz.

>>> 9 Biksu Tewas Ditabrak Truk yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun di Thailand

Konsep tersebut mendorong musisi lintas genre untuk mengeksplorasi musik jazz dengan karakter masing-masing.

Beberapa musisi yang akan tampil dalam format Playing Jazz antara lain Jogja Hip Hop Foundation, The Panturas, dan Perunggu.

Mereka akan membawakan aransemen khusus bernuansa jazz meskipun dikenal dengan genre berbeda.

Menjawab Kritik Penonton

Founder Prambanan Jazz Festival, Anas Alimi, mengatakan konsep Playing Jazz lahir dari berbagai diskusi dan masukan.

Tahun ini, 60 persen line-up sudah berbau jazz, termasuk Joey Alexander.

Musisi non-jazz dengan basis penggemar besar juga dihadirkan untuk memperkenalkan jazz ke khalayak luas.

>>> Harvey Weinstein Pulih Setelah Gagal Jantung di Penjara

Kurator Prambanan Jazz 2026, Shadu Rasjidi, menyambut antusias konsep ini karena mampu memperkenalkan jazz kepada penonton yang lebih akrab dengan genre lain.

Ia menekankan festival tidak hanya fokus pada musisi, tetapi juga keberlangsungan ekosistem di baliknya.

Shadu berharap konsep ini mengubah cara pandang masyarakat terhadap musik jazz.

Line-up dan Tiket

Gelaran tahun ini menghadirkan musisi dalam dan luar negeri seperti Michael Learns to Rock, NIKI, The Rose, Xdinary Heroes, Joey Alexander, dan Henry Moodie.

Musisi Indonesia lintas genre seperti Trisum, Ali, Barasuara, Lomba Sihir, Mocca, Sal Priadi, dan Kahitna juga akan tampil.

>>> Pasangan Pemanjat Empire State Building Ciuman Usai Bebas dari Penjara

Tiket Prambanan Jazz 2026 sudah tersedia untuk pembelian.