Harvey Weinstein Pulih Setelah Gagal Jantung di Penjara
Harvey Weinstein dilaporkan pulih setelah mengalami gagal jantung di penjara Rikers Island beberapa waktu lalu.
Perwakilan lama Weinstein, Juda Engelmayer, mengatakan kepada TMZ bahwa Weinstein "sudah keluar dari bahaya untuk saat ini" dan merasa baik-baik saja.
>>> Pasangan Pemanjat Empire State Building Ciuman Usai Bebas dari Penjara
Antibiotik yang diberikan berhasil mengobati pneumonia yang dideritanya. Kondisi jantungnya juga jauh lebih baik karena dokter terus memantaunya dengan EKG.
Menurut Engelmayer, Weinstein saat ini sudah bisa berjalan-jalan.
Ini merupakan kemajuan besar dari kondisinya sebelumnya.
Weinstein mengalami gagal jantung di balik jeruji besi di Rikers Island beberapa minggu lalu akibat pneumonia, dan ia dilarikan ke Rumah Sakit Bellevue.
Sumber mengatakan Weinstein kesulitan bernapas, sehingga pihak berwenang segera membawanya ke fasilitas medis penjara Manhattan, tempat ia menjalani perawatan sejak saat itu.
>>> Taylor Frankie Paul Hadapi Dua Mantan dengan Tim Hukum yang Sama
Ini bukan pertama kalinya Weinstein mengalami masalah kesehatan di penjara. Sebelumnya, ia pernah menderita pneumonia ganda dan didiagnosis leukemia.
Ia juga menjalani operasi jantung.
Weinstein dihukum pada tahun 2020 karena pemerkosaan di New York dan menerima hukuman 23 tahun penjara.
Pada tahun 2022, Weinstein dihukum di Los Angeles karena pemerkosaan dan penyerangan seksual dan dijatuhi hukuman 16 tahun penjara, meskipun pengadilan banding kemudian memerintahkan agar ia dijatuhi hukuman ulang.
Hukumannya di New York dibatalkan pada tahun 2024, namun ia kembali dihukum karena penyerangan seksual dalam persidangan ulang pada tahun 2025.
>>> Persiapan Pernikahan Taylor Swift Makin Manis dengan Kehadiran Truk Es Krim di MSG
Meskipun ada perkembangan hukum ini, Weinstein masih harus menjalani hukuman bertahun-tahun di penjara.
Update Terbaru
Keuntungan Trump dari Kripto dan Korupsi Capai Rp22 Triliun
Jumat / 03-07-2026, 03:28 WIB
Keterlambatan Pembayaran Negara Tekan Penyedia Layanan Anak di Montana
Jumat / 03-07-2026, 03:28 WIB
PS5 Disc Drive Jadi Tidak Berguna pada 2028? Sony Hentikan Produksi Fisik
Jumat / 03-07-2026, 03:26 WIB
Dow Cetak Rekor Tertinggi, Nasdaq Tertekan Aksi Jual Saham Chip
Jumat / 03-07-2026, 03:26 WIB
Anak 11 Tahun di Kanada Meninggal Akibat Rabies Setelah Terpapar Kelelawar
Jumat / 03-07-2026, 03:26 WIB
Spanyol Siap Hadapi Austria di Piala Dunia, Skuad Pulih Cedera
Jumat / 03-07-2026, 03:21 WIB
FBI Kerahkan 260 Personel untuk Investigasi Pemilu 2020 di Georgia
Jumat / 03-07-2026, 03:21 WIB
Polisi Geledah Markas Sepak Bola Jerman Terkait Dugaan Korupsi Euro 2024
Jumat / 03-07-2026, 03:21 WIB
Tuchel Kritik Aturan FIFA yang Rugikan Inggris Jelang Lawan Meksiko
Jumat / 03-07-2026, 03:16 WIB
Oliver Kahn Murka: Timnas Jerman di Piala Dunia 2026 Dihuni Pemain Mental Tempe
Jumat / 03-07-2026, 03:16 WIB
Mikel Oyarzabal Bawa Spanyol Ungguli Austria 1-0 di Babak 32 Besar
Jumat / 03-07-2026, 03:16 WIB
2026-27 NBA Finals: Spurs Favorit, 76ers Naik Setelah Dapat Brown
Jumat / 03-07-2026, 03:15 WIB
PLN Retrofit PLTU untuk Gunakan Batubara Kalori Rendah
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB
Mantan Atlet Olimpiade Didakwa Rusak Kolam Refleksi Lincoln Memorial
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB






