PT Pertamina (Persero) mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi penyaluran energi di lapangan. Masyarakat diminta melaporkan jika menemukan dugaan penyimpangan atau penyelewengan.

Langkah ini diambil di tengah dinamika geopolitik global dan tantangan sektor energi yang masih berlangsung. Pertamina ingin memastikan pasokan energi tetap andal bagi masyarakat dan dunia usaha.

>>> Bururam United Beri Kode, Sandy Walsh Tetap Dipertahankan

Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron mengatakan pengawasan distribusi energi bukan hanya tanggung jawab perusahaan. Partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengawasi apabila menemukan dugaan penyimpangan dalam penyaluran energi di lapangan.

Informasi dapat disampaikan melalui saluran resmi Pertamina maupun aparat penegak hukum," ujar Baron dalam keterangan resmi, Rabu (1/7).

Pertamina juga mengimbau masyarakat menggunakan energi secara bijak dan sesuai kebutuhan. Hal ini penting agar pasokan energi tetap terjaga.

>>> Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas di Gaza, Tentara Israel Dituding Jadi Biang Kerok

Menurut Baron, dukungan seluruh pihak diperlukan untuk menjaga ketahanan energi nasional.

"Dengan dukungan seluruh pihak, kita dapat bersama-sama menjaga ketahanan energi nasional agar tetap andal dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Indonesia," jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Baron menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung Pertamina. Berkat dukungan tersebut, perusahaan mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025.

>>> Kritik Pedas Toni Kroos: Skuad Jerman Kosong Kualitas, Tak Punya Pembeda di Piala Dunia

Sepanjang periode 1 Januari-31 Desember 2025, Pertamina membukukan laba sebesar Rp55,2 triliun. Baron berterima kasih kepada masyarakat, pemerintah, pemegang saham, pekerja, Dewan Komisaris, dan Direksi Pertamina.