Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat
Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menyatakan kualitas udara di sekitar Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, berada dalam kategori sangat tidak sehat.
Kondisi ini dipicu kebakaran yang telah berlangsung selama tiga hari terakhir.
>>> Rupiah Terancam Jebol Rp18 Ribu, Pengamat Wanti-wanti Jadi Level Baru
Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup (PPKLH) KLH, Rasio Ridho Sani, mengatakan pemantauan dilakukan menggunakan dua unit mobil stasiun pemantauan kualitas udara yang ditempatkan di sekitar lokasi kebakaran.
"Tadi kami memasang beberapa alat monitoring udara, kualitas udara, yang kita pasang di sini ada dua mobil ya pemantauan udara menunjukkan untuk kondisi yang sangat tidak sehat," ujar Rasio di TPA Jatiwaringin, Kamis (2/7).
Hasil pemantauan menunjukkan konsentrasi particulate matter (PM2.5) mencapai angka 1.000, jauh melampaui baku mutu udara yang seharusnya sebesar 55.
Sementara itu, kadar PM10 tercatat mencapai 750, atau sekitar sepuluh kali lipat di atas ambang batas baku mutu sebesar 75.
Selain partikel debu, KLH juga memantau kandungan nitrogen oksida (NOx) dan sulfur oksida (SOx) yang muncul akibat pembakaran timbunan sampah, termasuk material plastik.
"Partikulatnya SOx, NOx karena juga di sini yang terbakar di antaranya ada plastik dan sebagainya, tentu plastik kan juga berdampak ke kesehatan," jelas Rasio.
Menurutnya, pencemaran udara akibat kebakaran TPA Jatiwaringin lebih berbahaya dibandingkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
>>> Comeback Gila Inggris! Harry Kane Bungkam Kongo, Tuchel Bicara Mental Juara
Hal itu karena material yang terbakar tidak hanya biomassa, tetapi juga sampah yang menghasilkan gas metana serta berbagai zat berbahaya lainnya.
"Karena dampak kualitas udaranya, pertama dia ada biomassa, ada gas metannya kemudian kan ada plastik dan sebagainya," jelasnya.
Oleh karena itu, Rasio mengimbau masyarakat yang berada di sekitar lokasi kebakaran untuk membatasi aktivitas di luar ruangan dan selalu menggunakan masker.
Langkah ini guna mengurangi risiko gangguan kesehatan, khususnya infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
"Kami sampaikan tentu pada masyarakat yang berada di lokasi sekitar sini agar tetap menggunakan alat pelindung diri, termasuk menggunakan masker agar dampak pada kesehatan mereka bisa tertangani.
Ini langkah-langkah kita sekarang," jelasnya.
Kebakaran TPA Jatiwaringin telah berlangsung sejak Selasa (30/6).
>>> Presiden Belarus Siap Bebaskan Visa dan Dorong Penerbangan Langsung ke RI
Hingga Kamis (2/7), proses pemadaman masih terus dilakukan melalui jalur darat oleh petugas pemadam kebakaran serta dari udara menggunakan helikopter water bombing.
Update Terbaru
Sandy Walsh Resmi Bergabung dengan Persib Bandung, Kontrak Tiga Tahun
Kamis / 02-07-2026, 20:12 WIB
Kalah dari Belgia, Bek Senegal Moussa Niakhate Ucapkan Kata Menyentuh
Kamis / 02-07-2026, 20:12 WIB
Choi Min-sik: Saya Suka Cerita yang Membuka Tabir Sifat Manusia
Kamis / 02-07-2026, 20:11 WIB
Persib Bandung Buka Suara soal Alasan Rekrut Sandy Walsh
Kamis / 02-07-2026, 20:11 WIB
BNN Bongkar Gudang di Gresik, Sita 3,37 Ton Kuncup Ganja Thailand
Kamis / 02-07-2026, 20:11 WIB
Cara Makan Durian Tanpa Bikin Berat Badan dan Gula Darah Naik
Kamis / 02-07-2026, 20:11 WIB
Purbaya Akui Pengelolaan Aset Negara Masih Banyak Kelemahan
Kamis / 02-07-2026, 20:11 WIB
HIDIVE Luncurkan "Summer of Dubs" 2026 dengan Deretan Anime Isekai, Rom-Com, Fantasi, dan Lainnya
Kamis / 02-07-2026, 20:10 WIB
Menkop Kick Off Bulan Koperasi, Harkopnas 2026 Digelar Lebih Masif
Kamis / 02-07-2026, 20:07 WIB
Pendidikan Kepemimpinan Harus Tingkatkan Kualitas Pelayanan
Kamis / 02-07-2026, 20:06 WIB
Nenek 96 Tahun Ngaku Mau Diusir dari Panti Jompo Gegara Pesta Miras
Kamis / 02-07-2026, 20:06 WIB
Anime India Mumbai 2026 Hadirkan Sutradara Naruto Hayato Date sebagai Tamu Utama
Kamis / 02-07-2026, 20:06 WIB
Trailer Ace Combat 8 Kembali ke Timeline Strangereal Jelang Rilis Oktober 2026
Kamis / 02-07-2026, 20:06 WIB
Ekspansi Code Vein II: Mask of Idris Hadirkan Kisah Pengubah Waktu di Forsaken World
Kamis / 02-07-2026, 20:06 WIB






