Embark Studios membagikan detail baru tentang teknologi di balik Arc Raiders, mengungkapkan skala besar data yang dikumpulkan saat game berada di puncak popularitasnya.

Dalam presentasi di konferensi developer penerbit Nexon, studio tersebut menjelaskan bahwa sistem backend mereka memproses lebih dari 100 miliar peristiwa gameplay setiap hari, menghasilkan sekitar 30 terabyte data setiap hari.

>>> Tur Konser Global Black Myth: Wukong Tiba di Los Angeles, Tambah Jadwal Internasional

Tujuannya bukan sekadar mengumpulkan statistik, melainkan untuk lebih memahami perilaku pemain, meningkatkan matchmaking, mendeteksi kecurangan, dan menyempurnakan gameplay.

Presentasi yang disampaikan oleh data engineer Embark, Mattias Andersson, memberikan salah satu gambaran paling detail tentang pipeline analitik studio tersebut.

Menurut Andersson, sistem ini mampu melacak hampir setiap peluru yang ditembakkan dalam game, dengan data yang dapat dicari di platform BigQuery Google dalam waktu kurang dari dua detik.

Pelacakan Setiap Peluru di Arc Raiders

Menjelaskan skala sistem, Andersson mengatakan studio memantau lebih dari 1.000 jenis peristiwa gameplay yang berbeda di seluruh game multipemain mereka, termasuk Arc Raiders dan The Finals.

"Kami melacak setiap peluru dalam game-game ini. Kami melacak di mana pemain berada.

Kami melacak setiap kali peluru mengenai sesuatu," kata Andersson selama presentasi.

"Kami melacak lebih dari 1.000 jenis peristiwa yang berbeda. Kami melacak lebih dari 100 miliar peristiwa per hari saat Arc Raiders berada di puncaknya.

Itu adalah 30 terabyte data per hari."

Ia menambahkan bahwa informasi tersebut mencapai layanan BigQuery Google dengan latensi kurang dari dua detik, memungkinkan pengembang untuk dengan cepat menganalisis gameplay.

"Jadi, begitu Anda menembakkan peluru, dua detik kemudian, saya bisa menjalankan kueri di BigQuery dan mencari tahu apakah Anda mengenai atau tidak."