Arc Raiders Kumpulkan 30TB Data per Hari untuk Lacak Setiap Peluru
Menurut data pemain Steam, Arc Raiders mencapai jumlah pemain tertinggi antara akhir 2025 dan awal 2026, melampaui 400.000 pemain bersamaan di Steam sebelum jumlah pemain menurun secara bertahap.
Meskipun ada penurunan, game tersebut tetap menjadi salah satu game multipemain paling banyak dimainkan di Steam.
>>> Netflix Gunakan AI untuk Rekreasi Suara Gene Wilder di 'Wonka's The Golden Ticket'
Data Besar untuk Matchmaking, Keseimbangan, dan Anti-Cheat
Embark mengatakan sistem analitik melayani beberapa tujuan praktis di luar pengumpulan statistik.
Informasi yang terkumpul membantu pengembang mengidentifikasi bug, memantau performa senjata, meningkatkan pembaruan keseimbangan, dan memperkuat tindakan anti-cheat.
Salah satu penggunaan yang lebih menarik melibatkan matchmaking. Alih-alih mengelompokkan pemain hanya berdasarkan keterampilan, Arc Raiders juga menganalisis seberapa agresif pemain berperilaku selama pertandingan.
"Kami mencari tahu seberapa agresif Anda sebagai pemain. Kami ingin tahu siapa yang menembak lebih dulu dalam setiap pertemuan.
Siapa yang mulai menembak pemain lain?
Kemudian kami mencoba memastikan bahwa orang yang ingin banyak PvP dicocokkan dengan orang lain yang juga banyak PvP, sementara pemain yang lebih ramah dikelompokkan bersama."
Sebelumnya tahun ini, direktur game Arc Raiders, Virgil Watkins, juga membahas sistem berbasis perilaku ini selama wawancara dengan GamesRadar+.
Watkins menjelaskan bahwa meskipun game dapat menentukan siapa yang memulai pertarungan dan siapa yang memberikan damage, game tidak mencoba memahami niat pemain.
"Kami bisa melacak siapa yang menembak lebih dulu dan siapa yang menerima damage. Tapi satu hal yang tidak dilakukan sistem adalah mencoba mengasumsikan niat."
Di luar statistik mentah, Embark telah membangun alat visualisasi internal yang memungkinkan pengembang memutar ulang pertandingan dan mempelajari pergerakan pemain.
Sistem ini mencakup peta replay, pelacakan pergerakan, peta panas kematian, dan visualisasi berbasis voxel yang menyoroti area di mana pemain sering terlibat dalam pertempuran atau tersingkir.
>>> Laga 32 Besar Piala Dunia 2026: Inggris vs RD Kongo, Starter Terbaik Diturunkan
Alat-alat ini memberikan tim pengembang pemahaman yang lebih jelas tentang bagaimana pemain berinteraksi dengan lingkungan Arc Raiders, sehingga memudahkan untuk mengidentifikasi lokasi bermasalah, menyeimbangkan ulang peta, dan meningkatkan pengalaman multipemain.
Update Terbaru
Remow's 'It's Anime' Tayangkan My Stepmother and Stepsisters Aren't Wicked di YouTube
Kamis / 02-07-2026, 02:30 WIB
Krejcikova Singkirkan Andreeva di Wimbledon, Djokovic Hadapi Tsitsipas
Kamis / 02-07-2026, 02:30 WIB
Bruins Rekrut Clifton dan Harris untuk Perkuat Lini Pertahanan
Kamis / 02-07-2026, 02:30 WIB
Jett Harrison, Adik Marvin Harrison Jr., Resmi Bergabung dengan Ohio State
Kamis / 02-07-2026, 02:29 WIB
Piala Dunia 2026 Catat Rekor Penonton Berkat Suporter AS
Kamis / 02-07-2026, 02:29 WIB
Hakim Persingkat Waktu Tanggapan Trump dalam Kasus Carroll
Kamis / 02-07-2026, 02:28 WIB
AS Tangkap Mantan Pejabat Kuba Carlos Antonio Lloga Dominguez
Kamis / 02-07-2026, 02:28 WIB
Boston Bruins Perkuat Lini Pertahanan dengan Clifton dan Harris
Kamis / 02-07-2026, 02:28 WIB
Panduan Konversi BBM ke Gas untuk Kendaraan: Hemat 50-70% Biaya Bahan Bakar
Kamis / 02-07-2026, 02:28 WIB
BPS: Inflasi April 2026 Melandai ke 0,13%, Neraca Dagang Surplus USD 3,53 Miliar
Kamis / 02-07-2026, 02:28 WIB
Pemimpin Partai dan Pemerintah Dunia Ucapkan Selamat ke PKT ke-105
Kamis / 02-07-2026, 02:25 WIB
Frankie Muniz Umumkan Berpisah dari Istri Setelah 10 Tahun
Kamis / 02-07-2026, 02:25 WIB
Pesanan Makanan Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce Tiba di Madison Square Garden
Kamis / 02-07-2026, 02:22 WIB
Mitch McConnell Ditemukan Tak Sadarkan Diri, Dilarikan ke Rumah Sakit
Kamis / 02-07-2026, 02:21 WIB






