Dugaan pelecehan seksual verbal mencuat di lingkungan Bank Syariah Indonesia (BSI) Area Sulawesi Selatan. Seorang karyawati mengaku menerima ucapan yang dinilai tidak pantas dari atasannya saat membahas alasan pengajuan cuti kerja.

Perempuan yang meminta identitasnya dirahasiakan itu mengatakan percakapan tersebut bermula ketika atasannya mempertanyakan alasan dirinya mengambil cuti. Ia kemudian menjelaskan bahwa cuti digunakan untuk menjalani program kehamilan sesuai anjuran dokter.

Alih-alih mendapat respons yang wajar, korban mengaku menerima ucapan yang diduga mengandung unsur pelecehan seksual verbal. Menurut pengakuannya, pernyataan tersebut disampaikan di hadapan sejumlah rekan kerja sehingga membuatnya merasa dipermalukan.

>>> Usai Perpanjang Kontrak, Eksel Runtukahu Kirim Pesan Tegas ke Jakmania

Korban Mengaku Mengalami Depresi dan Stres

Peristiwa itu disebut berdampak pada kondisi psikologis korban. Ia mengaku mengalami rasa malu, tekanan, hingga stres yang terus membayangi setelah kejadian tersebut.

"Saya merasa dilecehkan, tertekan, dan malu. Ucapan itu terus terngiang di kepala saya," ujar korban.

Korban juga menyebut kondisi psikologis yang dialaminya ikut mengganggu program kehamilan yang sedang dijalani.

Berharap Ada Pemeriksaan Secara Objektif

Korban berharap manajemen BSI menindaklanjuti laporannya melalui proses pemeriksaan yang objektif dan terbuka. Menurutnya, langkah tersebut diperlukan untuk memastikan seluruh fakta dapat diungkap secara menyeluruh.

Ia juga meminta perusahaan memberikan tindakan tegas apabila hasil pemeriksaan menemukan adanya pelanggaran terhadap etika maupun ketentuan yang berlaku di lingkungan kerja.

Terduga Pelaku Belum Menyampaikan Tanggapan

Pejabat yang disebut sebagai terduga pelaku, yakni Kepala Area BSI Sulawesi Selatan, telah dimintai tanggapan terkait laporan tersebut. Namun, yang bersangkutan disebut sedang menjalankan agenda pekerjaan dan menyampaikan akan memberikan penjelasan pada kesempatan berikutnya.

Sampai berita ini disusun, pernyataan resmi dari manajemen BSI masih belum disampaikan. Proses permintaan konfirmasi kepada pihak Corporate Communication perusahaan juga masih berlangsung.