Di sebuah ruang kolaborasi energi bersih di Jakarta, secangkir kopi tidak lagi sekadar minuman.

Kopi itu bernama Canaya, diperkenalkan sebagai wajah baru inovasi panas bumi Indonesia.

>>> J&T Express Perluas Layanan ke 60 Negara, Bidik Peluang Ekspor UMKM

Canaya merupakan produk binaan Koperasi Pemasaran Bersama Kanyaah Kamojang (KOPBASHKA).

Kopi ini lahir dari kolaborasi bersama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk melalui program Geothermal Coffee Process (GCP).

>>> Gemini Spark Kini Bisa Otomatiskan Tugas di Mac, Termasuk dari Jarak Jauh

Program GCP memanfaatkan panas bumi untuk mengolah kopi, mengubah uap bumi menjadi nilai ekonomi.

Inovasi ini menyatukan teknologi dengan desa dan petani yang mulai masuk ke dalam arsitektur transisi energi nasional.

>>> Cara Cek Status Penerimaan Bansos PKH Rp1,25 Juta yang Cair untuk KPM Baru 2026

Canaya menjadi simbol bahwa energi bersih tidak hanya soal listrik, tetapi juga bisa menyentuh sektor agrikultur.