Anggaran Riset Anjlok ke Rp4,7 Triliun, Banggar DPR Kritik Peneliti Hanya 'Keluar Masuk Kantor'
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah menyoroti penurunan drastis anggaran riset dan inovasi nasional dalam beberapa tahun terakhir.
Ia mengungkapkan anggaran riset Indonesia sempat mencapai Rp27 triliun, namun terus menurun hingga tersisa Rp4,7 triliun.
>>> Harga Minyak Dunia Anjlok, Akankah Harga Pertamax Turun per 1 Juli 2026? Ini Kata Mas Bahlil
"Anggaran riset kita awalnya Rp27 triliun, turun ke Rp21 triliun, turun lagi Rp10 triliun, lalu Rp6,7 triliun, dan hari ini pagunya tinggal Rp4,7 triliun," ujar Said dalam rapat kerja bersama pemerintah di Gedung DPR RI, Senin (29/6/2026).
Menurut Said, keterbatasan dana berdampak langsung pada produktivitas sekitar 8.140 peneliti di Indonesia. Minimnya anggaran membuat sejumlah program riset nasional terancam terhenti.
"Keterbatasan anggaran membuat para pegawai di kantor justru tidak kerja. Cukup keluar masuk kantor dan di kantor nggak ngapa-ngapain.
Padahal researcher kita yang 8.140 itu sudah melakukan beberapa riset," kritik Said.
Ia menambahkan, penghentian riset akibat keterbatasan anggaran berpotensi menyia-nyiakan dana yang telah digunakan sebelumnya. Jika pendanaan lanjutan dihentikan, peneliti harus mengulang penelitian dari awal.
Pemerintah Klaim Anggaran Riset 2026 Bertambah
Menanggapi kritik tersebut, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan sektor riset dan teknologi tetap menjadi prioritas pemerintah.
>>> Miliuner Tambang Gina Rinehart Investasi Rp 22 Triliun di SpaceX
Ia menyebut anggaran riset justru akan bertambah sekitar Rp4 triliun pada tahun anggaran 2026.
Menurut Prasetyo, dana riset nasional yang semula dialokasikan sekitar Rp8 triliun telah dinaikkan menjadi kurang lebih Rp12 triliun.
"Justru sebagaimana yang di pertemuan sebelumnya juga sudah disampaikan, malah ditambah anggaran untuk riset," kata Prasetyo dalam Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) di JCC, Senayan, Sabtu (27/6/2026).
Prasetyo memastikan alokasi anggaran riset tahun depan tidak akan lebih rendah dibandingkan tahun ini.
Meski demikian, ia meminta seluruh pihak memaksimalkan penyerapan dan pemanfaatan anggaran riset yang tersedia pada tahun berjalan.
>>> Fans Manfaatkan Microsoft Rewards untuk Pre-order GTA 6 Ultimate Edition Gratis
"Untuk tahun sekarang kita selesaikan dulu lah itu. Kalau alokasi untuk tahun depan ya pasti tidak kurang dari yang dialokasikan tahun ini," pungkasnya.
Update Terbaru
Lil Durk Tuduh Jaksa Ubah Kasus Mendadak Jelang Sidang
Rabu / 01-07-2026, 06:30 WIB
Mbappe Cetak Dua Gol, Prancis Hajar Swedia 3-0 dan Lolos ke 16 Besar
Rabu / 01-07-2026, 06:30 WIB
Alasan Pertamina Turunkan Harga BBM Pertamax Turbo dan Dex per 1 Juli 2026
Rabu / 01-07-2026, 06:30 WIB
Persiapan Pernikahan Taylor Swift: Tangga Putih Raksasa Masuk ke MSG
Rabu / 01-07-2026, 06:28 WIB
Mantan Suami Taylor Frankie Paul Ajukan Restraining Order dan Hak Asuh Anak
Rabu / 01-07-2026, 06:28 WIB
Julian Nagelsmann Dituding Rusak Mental Pemain Usai Jerman Tersingkir
Rabu / 01-07-2026, 06:28 WIB
PN Jakpus Buka Suara soal Hakim Langsung Tutup Sidang Vonis Nadiem
Rabu / 01-07-2026, 06:28 WIB
7 Tanda Anak Sensitif, Bukan Berarti Lemah dan Manja
Rabu / 01-07-2026, 06:28 WIB
Pertamina Turunkan Harga Avtur 14 Persen Mulai 1 Juli 2026
Rabu / 01-07-2026, 06:28 WIB
Paraguay Libur Nasional usai Kalahkan Jerman, Bom Paket Gegerkan Monako
Rabu / 01-07-2026, 06:28 WIB
Prancis Lolos Perempat Final Piala Dunia 2026 Usai Bantai Swedia 3-0
Rabu / 01-07-2026, 06:25 WIB
VW ID. Tiguan Bukan Sekadar Facelift ID.4, Ini Bedanya
Rabu / 01-07-2026, 06:25 WIB
Masalah Keuangan, VW Didorong Jual Ducati Saat Gacor di MotoGP
Rabu / 01-07-2026, 06:25 WIB
Daftar 6 Tim Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 06:25 WIB






