Kegagalan Belanda di Piala Dunia 2026 berbuntut panjang. Pelatih Ronald Koeman resmi mengundurkan diri hanya beberapa jam setelah Oranje tersingkir secara dramatis dari tangan Maroko.

Kekalahan lewat adu penalti pada babak 32 besar tidak hanya mengakhiri perjalanan Belanda di turnamen. Gelombang kebencian pun muncul terhadap para pemain yang gagal mengeksekusi penalti.

>>> Amerika Enggan Cairkan Dana Beku Iran US$6 Miliar, Sebut Tak Sesuai Perjanjian

Koeman mengumumkan keputusannya mundur melalui akun Instagram pribadinya.

Pelatih berusia 63 tahun itu sekaligus memberi sinyal bahwa dirinya kemungkinan telah mengakhiri karier sebagai pelatih sepak bola.

"Saat melihat kembali perjalanan karier saya, saya merasa sangat bangga.

Saya pernah bekerja bersama klub dan orang-orang yang membentuk diri saya serta memberikan kenangan yang akan selalu saya simpan sepanjang hidup," tulis Koeman.

Ia mengaku kegagalan di Piala Dunia menjadi pukulan besar karena seluruh tim datang dengan mimpi menciptakan sejarah bersama Belanda.

"Kami semua bermimpi menjalani Piala Dunia yang akan dikenang dalam sejarah. Namun, itu tidak terwujud.

Tidak ada yang lebih kecewa daripada saya."

Koeman kemudian mengungkapkan alasan yang lebih pribadi di balik keputusannya. "Beberapa tahun terakhir membuat saya sadar bahwa ada hal yang jauh lebih penting daripada sepak bola.

Sepak bola memang menjadi hidup saya, tetapi kesehatan tidak ternilai harganya. Ketika seseorang yang Anda cintai sedang berjuang menghadapi cobaan berat, cara Anda memandang hidup akan berubah."

Pernyataan tersebut merujuk pada kondisi istrinya, Bartina Koeman, yang diketahui tengah berjuang melawan kanker payudara.

>>> Chris Brown Diperintahkan Bayar Rp13 Miliar Akibat Serangan Anjing

KNVB Ambil Langkah Hukum