Alannah Keyser, mantan kontestan 'Love Island USA', akhirnya buka suara terkait gelombang hujatan yang diterimanya setelah video dirinya mengucapkan kata bernada rasis (n-word) tersebar luas.

Dalam wawancara di podcast 'One Night with Steiny' bersama Ray J, Keyser mengaku mendapat banyak pesan kebencian, namun juga ada dukungan dari sejumlah penggemar.

>>> Cara Buat Username WhatsApp: Aturan dan Langkahnya

Ia menyebut pesan-pesan positif itu membantunya bertahan di tengah badai kontroversi.

Ray J sempat meragukan klaim tersebut dan berpendapat bahwa keputusan 'Love Island' memanggilnya kembali yang membuatnya tetap bertahan.

Keyser membantahnya dan menegaskan ia hanya ingin melanjutkan hidupnya.

>>> 7 Tanda Ginjal Bermasalah yang Bisa Terlihat di Kulit

Sebelumnya, Keyser telah menyampaikan permintaan maaf atas video tersebut, mengatakan ia tidak lagi menggunakan bahasa kasar seperti itu dan meminta maaf kepada mereka yang tersinggung.

Ia juga mengeluhkan bahwa penggambarannya di acara 'Love Island' sengaja dipotong agar terlihat seperti penjahat, keluhan yang umum di kalangan bintang reality TV.

>>> Komparasi JETOUR T1 dan Pesaingnya: Mana yang Lebih Unggul?

Video kontroversial itu muncul tak lama setelah Keyser bergabung sebagai Bombshell di 'Love Island USA', yang akhirnya membuatnya harus keluar lebih awal dari villa.