Dallas Jadi Tuan Rumah Konvensi Midterm Pertama Partai Republik pada September
Presiden Donald Trump mengumumkan pada Selasa bahwa Dallas akan menjadi tuan rumah konvensi midterm nasional pertama Partai Republik.
Acara ini dijadwalkan berlangsung pada 9-10 September 2026 di American Airlines Center.
>>> Trump Umumkan Konvensi Nasional Partai Republik Pertama di Tengah Periode
Berbeda dengan konvensi pencalonan presiden yang diadakan setiap empat tahun, pertemuan ini bertujuan untuk menggerakkan basis Partai Republik menjelang pemilu kongres yang krusial.
Partai Republik saat ini memegang mayoritas tipis di Washington dan menghadapi kerugian tradisional di tengah masa jabatan, sementara Trump tidak masuk dalam surat suara.
Trump menyoroti pencapaian pemerintahannya dan dorongan kebijakan di media sosial.
Ia menyebut acara dua hari itu sebagai "perayaan besar kemajuan nasional" dan "RALLY seperti tidak ada yang lain".
Presiden mengindikasikan acara tersebut akan menampilkan berbagai pejabat dan penghibur, meskipun nama-nama spesifik tidak diungkapkan.
"Dallas akan menjadi pusat perhatian pada 9 dan 10 September," tulis Trump, "saat kita merayakan Bangsa kita, pencapaian kita, dan bersama-sama, menentukan arah untuk masa depan Amerika yang lebih cerah."
Kritik dari Demokrat Texas
Demokrat Texas dengan cepat mengkritik konvensi yang dijadwalkan.
Mereka menuduh pertemuan itu sebagai upaya untuk mengalihkan perhatian dari kekhawatiran ekonomi lokal mengenai biaya perumahan, perawatan kesehatan, dan asuransi.
"Tentu saja mereka mengadakannya di sini," kata Kendall Scudder, ketua Partai Demokrat Texas. "Texas benar-benar dalam permainan dan mereka ketakutan bahwa mereka akan kalah di sini."
Scudder lebih lanjut menuduh bahwa platform Partai Republik terutama melayani kepentingan orang kaya, bukan kelas pekerja Texas.
>>> Blake Griffin Ungkap Psikolog Olahraga Khianati Kepercayaannya
"Mereka telah membangun pemerintahan untuk kelas miliarder dan rakyat biasa di Texas tidak tahan lagi, jadi mereka melakukan apa pun untuk bertahan di Texas."
Update Terbaru
MA AS Tolak Perintah Trump Akhiri Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran
Rabu / 01-07-2026, 09:36 WIB
Manuel Neuer Pensiun dari Timnas Jerman Usai Tersingkir di Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
MK Tolak Gugatan Dharma Pongrekun soal KLB dan Wabah di UU Kesehatan
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
Digitalisasi Desa Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Teknologi Buka Peluang Usaha
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
Norwegia Kalahkan Pantai Gading 2-1, Haaland Jadi Kunci Kemenangan
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
Celine Evangelista Ajari Putrinya Salat, Warganet Soroti Status Mualaf Sang Anak
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
4 Zodiak Paling Beruntung pada 1 Juli 2026, Hoki Menanti di Awal Bulan
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
Perempuan Disabilitas Berdaya: Karya dari Daerah Tembus Panggung Jakarta
Rabu / 01-07-2026, 09:34 WIB
Aturan Minum Magnesium yang Benar agar Tak Mudah Stres dan Tidur Nyenyak di Usia 30-an
Rabu / 01-07-2026, 09:34 WIB
Psikolog Ungkap Alasan Remaja Sering Membantah, Bisa Jadi Tanda Positif
Rabu / 01-07-2026, 09:10 WIB
Arc Raiders Terapkan Denuvo Anti-Cheat untuk Semua Pemain, Embark Siapkan Pembaruan Lebih Besar
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Game Terakhir dari Art Director Half-Life 2 dan Dishonored Terungkap: Soulslike FPS Pertama di Dunia
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Trump Ungkap Pendapatan Kripto Lebih dari Rp15 Triliun
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Mike Tyson Rayakan Ultah ke-60 di Miami, Dunia Tinju Hormati Legenda
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB






