Lil Durk menuduh jaksa federal mengubah strategi kasus terhadapnya secara mendadak, hanya berminggu-minggu sebelum sidang dijadwalkan.

Dalam dokumen hukum baru yang diperoleh TMZ, rapper bernama asli Durk Banks itu menyatakan tim kuasa hukumnya telah menghabiskan 19 bulan untuk bersiap menghadapi kasus pembunuhan bayaran terkait kematian sepupu Quando Rondo di Los Angeles pada 2022.

>>> Mbappe Cetak Dua Gol, Prancis Hajar Swedia 3-0 dan Lolos ke 16 Besar

Namun, menurut pengacara Durk, Drew Findling dan Brian Steel, jaksa tiba-tiba menambahkan sejumlah tuduhan dan dakwaan baru, termasuk perdagangan narkoba, perampokan, dan kasus penembakan lama di Atlanta.

Tim kuasa hukum Durk juga mengklaim pemerintah menghadirkan kembali bukti tentang pembunuhan di Chicago pada Januari 2022 yang sebelumnya telah mereka singkirkan.

Setelah berbulan-bulan menyatakan tidak akan menggunakan bukti tersebut, jaksa kini justru memasukkannya kembali, kata pengacara Durk.

Akibatnya, Durk meminta hakim untuk memisahkan dakwaan baru dari kasus pembunuhan bayaran awal agar sidang Agustus dapat berjalan.

>>> Alasan Pertamina Turunkan Harga BBM Pertamax Turbo dan Dex per 1 Juli 2026

Jika tidak, ia berargumen penundaan telah berlangsung terlalu lama sehingga seluruh dakwaan harus dibatalkan sebagai pelanggaran haknya atas pengadilan cepat.

Sebelumnya, Durk ditangkap di Florida pada Oktober 2024 setelah jaksa menuduhnya merencanakan balas dendam terhadap Quando Rondo menyusul kematian rapper Chicago King Von.

Penyidik menduga target selamat, tetapi sepupu Quando Rondo, Saviay'a Robinson, tewas dalam penembakan tersebut.

>>> Persiapan Pernikahan Taylor Swift: Tangga Putih Raksasa Masuk ke MSG

Hakim belum memutuskan permintaan Durk.