Anggota DPR Desak Latihan Militer Dihapus dari Pelatihan Manajer Koperasi, Negara Bisa Hemat Triliunan
Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, mendesak pemerintah untuk menghapus komponen Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) dari program pelatihan calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Menurutnya, langkah ini akan membuat pelatihan lebih efisien dan tepat sasaran.
>>> Hori Rilis Aksesoris Kuromi dan Cinnamoroll untuk Nintendo Switch 2
TB Hasanuddin menilai pelatihan bagi calon pengelola koperasi akan lebih efektif jika seluruh alokasi waktu dan anggaran difokuskan pada peningkatan kompetensi manajerial peserta.
Politikus PDI Perjuangan itu memaparkan estimasi biaya yang timbul akibat adanya komponen latihan militer.
"Berdasarkan kriteria pelatihan, untuk tujuh hari menghabiskan Rp5 juta per peserta. Maka total kebutuhan anggaran selama 45 hari mencapai sekitar Rp45 juta per orang.
Dari jumlah tersebut, sekitar Rp30 juta digunakan untuk pelaksanaan latihan militer, sedangkan Rp15 juta untuk pembelajaran substansi koperasi," ujar TB Hasanuddin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (29/6/2026).
Ia mengatakan, apabila latihan militer dihapus, negara dapat menghemat sekitar dua pertiga dari total biaya pelatihan setiap peserta.
>>> Fallout 3 Van Buren Batal karena Penerbit Tak Lihat Demo Keren
"Artinya, apabila latihan militer dihilangkan, negara dapat menghemat sekitar Rp30 juta setiap peserta," katanya.
Dengan total peserta program KDMP sebanyak 35.476 orang, TB Hasanuddin menilai potensi penghematan anggaran negara dapat mencapai nilai triliunan rupiah apabila komponen latihan militer dihapus.
TB Hasanuddin menegaskan tugas utama seorang manajer koperasi adalah mengelola organisasi dan mengembangkan unit usaha, bukan menjalani pelatihan kemiliteran.
Karena itu, kurikulum pelatihan perlu disusun berdasarkan kebutuhan pekerjaan yang akan dijalankan para peserta.
"Kita membutuhkan manajer koperasi yang memiliki kemampuan mengelola bisnis, memahami tata kelola keuangan, pemasaran, dan pemberdayaan masyarakat. Karena itu, pelatihan harus benar-benar relevan dengan kebutuhan pekerjaan mereka," tegasnya.
>>> Pemerintah Korea Ubah Kisah Hidup Lansia Jadi Webtoon sebagai Warisan Budaya
Ia berharap pemerintah segera mengevaluasi desain kurikulum pelatihan KDMP agar penggunaan anggaran negara menjadi lebih efisien sekaligus mampu mencetak pengelola koperasi yang profesional dan akuntabel.
Update Terbaru
3 Fakta Baru Perkembangan Ginjal dan Rangka Berdasarkan Riset 2026
Selasa / 30-06-2026, 04:04 WIB
Dr. Oz Klaim Pengunjung Pameran Negara Bagian Besar, Rekaman Justru Tunjukkan Sebaliknya
Selasa / 30-06-2026, 04:04 WIB
Putri Peter Falk Tinggalkan Banyak Surat Bunuh Diri
Selasa / 30-06-2026, 04:04 WIB
Bocoran Event Free Fire Juli 2026: Ulang Tahun ke-9 hingga EWC
Selasa / 30-06-2026, 04:01 WIB
Streamer ONN Murah Walmart Naik Harga Dua Kali Lipat, Tren Mengkhawatirkan
Selasa / 30-06-2026, 04:01 WIB
Dana Pensiun Tetap Sehat Meski Konflik Timur Tengah Tekan ASX
Selasa / 30-06-2026, 04:01 WIB
Dr. Oz Klaim Pengunjung Great American State Fair Ramai, Rekaman Justru Tunjukkan Sebaliknya
Selasa / 30-06-2026, 04:00 WIB
Terrion Arnold Dilepas Lions Usai Bebas dalam Kasus Penculikan dan Perampokan
Selasa / 30-06-2026, 04:00 WIB
Putri Peter Falk Tinggalkan Banyak Surat Bunuh Diri
Selasa / 30-06-2026, 04:00 WIB
Justin Bieber Batal Tur, Fans Kecewa
Selasa / 30-06-2026, 04:00 WIB
Taylor Swift Bantah Borong Bunga Calla Lily di New York untuk Pernikahan
Selasa / 30-06-2026, 03:59 WIB
Hasil Piala Dunia 2026: Gol Injury Time, Brasil Lolos ke 16 Besar
Selasa / 30-06-2026, 03:59 WIB
Hasil Piala Dunia 2026: Gol Injury Time, Brasil Lolos ke 16 Besar
Selasa / 30-06-2026, 03:59 WIB
Terrion Arnold Dilepas Lions Usai Bebas dalam Kasus Penculikan dan Perampokan
Selasa / 30-06-2026, 03:57 WIB






