Siapkan uang kecil di tempat yang mudah dijangkau untuk transaksi cepat. Kartu utama, kartu cadangan, dan identitas bisa disimpan terpisah di bagian tas yang lebih aman.

5. Pegang tas saat masuk titik padat.

in1

>>> BAZNAS BAZIS DKI Jakarta Buka Lowongan Kerja untuk Tiga Posisi

Area seperti pintu masuk, antrean, lorong sempit, atau lapak yang ramai perlu diwaspadai. Saat melewati area padat, pegang badan tas dengan satu tangan dan pastikan resleting tertutup.

6. Jangan terlalu sibuk saat transaksi.

Momen membayar sering menjadi saat paling rawan. Siapkan uang kecil atau metode pembayaran sebelum sampai giliran, lalu segera masukkan dompet dan tutup tas.

7. Hindari terlalu sering mengecek tempat menyimpan uang.

Kebiasaan menepuk tas atau mengecek dompet terlalu sering justru memberi petunjuk kepada orang sekitar tentang lokasi barang berharga.

8. Waspada distraksi mendadak.

Distraksi adalah teknik umum pencopet, seperti orang tiba-tiba menabrak, pura-pura bertanya, atau membuat keributan. Jika ada kejadian mendadak, pegang tas dan jaga jarak.

9. Usahakan tidak membawa barang terlalu banyak.

Semakin banyak tas belanja, semakin sulit mengawasi semuanya. Gunakan satu tas utama untuk barang berharga dan satu tas belanja untuk barang baru.

10. Amankan HP setelah dipakai.

HP sering dikeluarkan untuk foto, membayar, atau membalas pesan. Setelah digunakan, segera simpan di tempat aman.

Gunakan phone strap atau lanyard agar ponsel tidak mudah jatuh atau diambil.

>>> Komisi X DPR Setujui Tambahan Anggaran Kemendiktisaintek Rp17,18 Triliun

Jika menjadi korban pencopetan, utamakan keselamatan diri. Segera lapor ke petugas keamanan, polisi, atau pos informasi terdekat.