Marshal disebut meminta pria tersebut keluar dari jalur lomba karena tidak tercatat sebagai peserta. Langkah itu dilakukan sebagai bagian dari pengawasan terhadap pelaksanaan aturan selama perlombaan berlangsung.

Tidak lama berselang, muncul narasi lain yang menyebut pria tersebut kembali berada di lintasan. Dalam unggahan yang beredar, kehadirannya diklaim terjadi setelah mendapat panggilan dari komandannya.

in1

Beberapa akun juga menuliskan bahwa komandan yang dimaksud sempat menyampaikan sejumlah kalimat kepada marshal. Di antaranya disebut berbunyi, "Saya undangan Mandiri", "Ini ajudan saya", dan "Awas kamu ya".

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari penyelenggara Mandiri Jogja Marathon, pihak TNI, maupun pihak yang namanya disebut dalam unggahan terkait kronologi dan kebenaran informasi yang beredar di media sosial tersebut.

>>> Denis Undav Makin Percaya Diri dengan Strategi Julian Nagelsmann

Profil Brigjen Yuniar Dwi Hantono, Alumni UGM yang Kini Pimpin Korem 072/Pamungkas

Kepemimpinan Korem 072/Pamungkas resmi beralih kepada Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, S.Sos., M.Si., M.Sc. Perwira tinggi TNI AD itu menggantikan Brigjen TNI Bambang Sujarwo, S.H., M.Sos., M.M. yang mendapat penugasan baru di Kalimantan Barat.

Serah terima jabatan berlangsung di Balai Diponegoro pada Jumat (3/4) dan dipimpin Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin Darojat. Pergantian komando ditandai dengan penyerahan Dhuaja Korem 072/Pamungkas sebagai simbol peralihan tanggung jawab pembinaan teritorial dan keamanan wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta serta eks Karesidenan Kedu.

Perjalanan Karier Brigjen Yuniar Dwi Hantono

Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1997 dari kecabangan Artileri Medan. Selain menempuh pendidikan militer, ia juga memiliki latar belakang akademik yang cukup kuat.