Kawasan bersejarah Pecinan Glodok di Tamansari, Jakarta Barat, terus berbenah untuk memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Ibu Kota.

Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, menyatakan bahwa salah satu upaya yang dilakukan adalah menggelar festival kuliner malam yang melibatkan UMKM dan panggung hiburan bernuansa budaya lokal.

in1

>>> Belanda Hancurkan Swedia 5-1 di Grup F Piala Dunia 2026

"Pecinan Glodok ini memang sudah menjadi ikon wisata di Jakarta.

Karena itu kita terus menjadikan tempat lebih nyaman buat para pengunjung," kata Iin usai menghadiri festival kuliner di Pecinan Glodok, Sabtu malam.

Ia menambahkan bahwa pihaknya akan mempertahankan kelestarian, ornamen, dan ciri khas kawasan tersebut.

Sebagai langkah awal penataan, Iin fokus mengevaluasi sistem perparkiran, keamanan, dan kebersihan melalui koordinasi lintas sektor dengan melibatkan komunitas lokal.

Menurut Iin, aktivasi kawasan ini tidak hanya berorientasi pada perpanjangan jam operasional UMKM, tetapi juga menyediakan ruang interaksi sosial bagi masyarakat luas.

"Tempat ini bukan hanya milik Jakarta Barat, tetapi milik seluruh warga DKI Jakarta, bahkan luar Jakarta.

Kami berharap warga bisa hadir menikmati suasana sore hari atau akhir pekan di sini," tuturnya.

Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta Barat, Sherly, menambahkan bahwa pembenahan Pecinan Glodok juga terkait dengan integrasinya dengan Kota Tua dalam satu kawasan wisata.

>>> Jerman vs Pantai Gading: Susunan Pemain Piala Dunia 2026

Ia menegaskan bahwa Kawasan Kota Tua membentang bukan hanya sekitar museum hingga Pelabuhan Sunda Kelapa, tetapi juga hingga ke Pancoran Glodok.

Integrasi fisik kedua kawasan ikonik ini akan semakin kuat seiring pembangunan MRT Jakarta Fase 2.