Pelatih tim nasional Republik Ceko Miroslav Koubek mengantisipasi perubahan taktik dari Afrika Selatan menjelang pertandingan kedua babak penyisihan Grup A Piala Dunia 2026 yang berlangsung pada Kamis, 18 Juni 2026.

Kekalahan yang dialami Republik Ceko dari Korea Selatan dan Afrika Selatan dari Meksiko pada laga perdana membuat kedua tim kini berada dalam posisi krusial untuk meraih poin demi menjaga peluang lolos ke fase gugur.

>>> Amazing Toy Show Jakarta 2026 Resmi Dibuka di Gandaria City

Miroslav Koubek menegaskan bahwa tekanan besar menjelang laga hidup mati ini tidak memengaruhi kondisi mentalnya secara negatif saat berbicara dalam sesi konferensi pers sebelum pertandingan.

"Saya tidak gugup. Saya menyebutnya ketegangan yang sehat.

Saya tidak gugup sebelum pertandingan hingga saya akan collapse, tidak," kata Miroslav Koubek.

Ketegangan dinilai sebagai hal yang wajar bagi sang pelatih dalam menghadapi turnamen skala besar seperti Piala Dunia.

"Saya selalu merasakan ketegangan, tapi saya pikir itu baik, itu benar," ujar Koubek.

Koubek menyadari bahwa Republik Ceko dan Afrika Selatan berada dalam situasi serupa setelah gagal mengemas poin pada pertandingan pertama.

"Tentu saja, kami tahu bahwa kami berada dalam situasi yang sama dengan lawan kami," katanya.

Situasi tanpa poin ini dinilai mempersulit posisi tim, namun Koubek mengingatkan bahwa masih ada enam poin yang bisa diperebutkan dalam dua laga tersisa.

"Kami keluar dari putaran pertama dengan tangan kosong," ujarnya.

Target utama Republik Ceko saat ini adalah mengamankan tiga poin pertama yang tersedia pada pertandingan kedua.

"Jadi, tentu saja ini adalah komplikasi, tapi masih ada enam poin yang diperebutkan, dan sekarang tiga poin pertama tersedia," ujar Koubek.