Penyakit campak menjadi prioritas utama petugas karena laporan kasusnya telah dikonfirmasi muncul di ketiga negara tuan rumah. Pengawasan difokuskan pada area pertandingan dan markas tim nasional.

"Yang paling menjadi perhatian saat ini adalah campak. Kami telah melihat kasusnya di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko," jelas Katz.

Selain penyakit-penyakit tersebut, otoritas juga tetap memantau perkembangan wabah Ebola yang saat ini masih terjadi di Republik Demokratik Kongo dan Uganda.

Namun, tingkat risiko penularannya di arena Piala Dunia dinilai masih relatif rendah.

"Melihat cara penularan Ebola dan langkah-langkah pengendalian yang sudah diterapkan, kami tidak terlalu khawatir penyakit ini menjadi ancaman bagi masyarakat di sini," kata Katz.

Sebagai langkah mitigasi dan deteksi dini, tim kesehatan memanfaatkan teknologi pemantauan air limbah (wastewater monitoring) untuk melacak jejak patogen berbahaya sebelum menyebar luas di masyarakat.

>>> Hari Musik Dunia: Diskon Headphone, Speaker, dan Alat Musik di Amazon

"Ini merupakan sumber data pengawasan yang sangat kuat. Jika ada satu kasus Ebola sekalipun, kami bisa menemukannya," lengkap Katz.