Stones menegaskan kekuatan mental menjadi modal utamanya untuk terus bertahan di sepak bola profesional.

"Dan saya benar-benar harus menggali dalam-dalam, dan saya bangga pada diri sendiri karena tetap kuat secara mental sepanjang waktu dan berhasil melewati situasi-situasi tersebut.

Saya merasa salah satu pencapaian terbesar saya adalah terus bangkit dari kegagalan-kegagalan itu, tak peduli seberapa besarnya, dan berada dalam kondisi terbaik serta kembali bermain di level yang sangat tinggi," jelas Stones.

Tuchel Percaya pada Stones

Manajer Inggris, Thomas Tuchel, menilai kebugaran fisik adalah aspek krusial bagi Stones dan ia tetap mempercayai kemampuan sang bek meskipun minim menit bermain musim lalu.

"Jika Anda datang ke Piala Dunia, Anda harus dalam kondisi fit," kata Tuchel tentang Stones pada bulan Maret.

Tuchel mengungkapkan bahwa dirinya merupakan penggemar berat Stones karena kepribadian dan pemahaman taktiknya yang luar biasa.

"Ketika John datang [ke pemusatan latihan ini], dia dalam kondisi fit. Dia memang tidak banyak bermain, tapi dia memiliki pemahaman permainan yang baik.

Saya tahu dia siap bermain. Jadi, apakah pengecualian dari aturan yang berarti dia tidak sering menjadi starter?

Saya bisa memahaminya karena saya penggemar beratnya.

>>> Neymar Kembali Berlatih, Peluang Tampil Lawan Haiti Masih Kecil

Saya tahu apa yang dia bawa ke tim dalam hal kepribadian, sikap, dan pemahaman permainan yang berkualitas," terang Tuchel.

Di kubu lawan, bek Kroasia Duje Caleta-Car mengantisipasi ketajaman kapten Inggris, Harry Kane, yang pernah ia kawal pada Piala Eropa 2020 lalu.

"Kane membuat saya terkesan dalam pertandingan kami melawan Inggris di Kejuaraan Eropa, meskipun dia tidak mencetak gol," kata Caleta-Car yang dikutip dari ESPN.