Upaya Manchester United untuk mendatangkan gelandang West Ham United, Mateus Fernandes, kini menghadapi hambatan besar.

Proses negosiasi antara kedua tim berjalan alot meskipun sang pemain telah menyatakan niatnya untuk pindah klub.

>>> 5 Hari Besar Setiap 21 Maret, dari Isu Sosial hingga Fenomena Alam

Gelandang berusia 21 tahun asal Portugal itu menjadi target utama Setan Merah setelah manajemen menghentikan perburuan Elliot Anderson.

Keinginan Mateus Fernandes untuk bergabung ke Old Trafford semakin kuat setelah The Hammers terdegradasi ke Divisi Championship pada akhir musim lalu.

Selain untuk menjaga level kompetisi, pemain bernomor punggung 18 ini juga berambisi untuk tetap bermain di Liga Champions.

Kondisi tersebut membuat Manchester United percaya diri dapat menyelesaikan kesepakatan personal dengan sang pemain tanpa kendala berarti.

Namun, ganjalan terbesar dalam proses transfer ini muncul dari ketidaksepakatan mengenai nilai jual sang gelandang.

West Ham United mematok banderol sekitar 80 juta paun atau setara Rp1,8 triliun untuk melepas mantan pemain Sporting CP dan Southampton tersebut.

Manajemen West Ham sengaja memasang harga tinggi dengan harapan muncul ketertarikan dari klub raksasa lain untuk mendongkrak nilai pasar.

Sejauh ini, Paris Saint-Germain (PSG) dan Real Madrid dikabarkan turut memantau perkembangan situasi masa depan talenta muda tersebut.

Pihak West Ham sangat yakin bahwa Mateus Fernandes merupakan salah satu aset muda terbaik di Liga Inggris saat ini.

Mereka bahkan memproyeksikan nilai jual sang gelandang bisa menembus angka di atas 100 juta paun dalam beberapa tahun mendatang.

Akan tetapi, kubu Manchester United tidak sepakat dengan penilaian valuasi tinggi yang diajukan oleh pihak klub London tersebut.