Beradu peran dengan Seo, Park Ji-hyun (nama panggung Kim Ji-hyun) memerankan Cha Ji-yoon, seorang asisten senior di divisi yang sama yang berjuang melawan kelelahan akibat rutinitas monoton dan beban kerja korporat yang tak ada habisnya.

Cho menjelaskan bahwa ia secara khusus memilih Park karena kemampuannya yang langka dalam memerankan karakter "biasa" dengan kedalaman.

"Memerankan karakter biasa sebenarnya adalah hal tersulit dalam akting; itu membutuhkan keterampilan luar biasa," jelas Cho.

>>> RIIZE Kembali dengan Mini Album Kedua 'II', Tampilkan Performa Lebih Matang

"Saya bertemu dengannya di audisi bertahun-tahun lalu, dan dia meninggalkan kesan mendalam. Dia adalah aktris yang cantik dan elegan, tetapi juga memiliki kualitas yang sangat menawan dan membumi.

Saya diam-diam mendukungnya sejak saat itu, dan saya tahu saya ingin menjadi sutradara yang mengarahkan drama romantis pertamanya."

Park menggambarkan karakternya sebagai sosok yang sangat relevan dan ditandai dengan pertumbuhan pribadi.

"Ji-yoon tidak pernah menyerah meskipun gagal; dia terus mengejar cita-citanya. Dia tipe karakter yang tidak bisa tidak kita dukung.

Saya berharap penonton bisa menemukan kenyamanan dan penyembuhan melalui perjalanannya," katanya.

Sang sutradara mengatakan bahwa kata "cinta" mungkin terasa agak kuno atau klise, tetapi dramanya merangkulnya sepenuh hati.

"Ini menggambarkan romansa realistis dengan cara yang berani, dewasa, dan penuh gairah.

Ini adalah kisah tentang mencintai dan bekerja keras — ini akan menjadi drama terpanas musim panas ini," janji Cho.

Mengenang inspirasinya untuk proyek ini, sang sutradara menceritakan betapa dalamnya cerita itu bergema dalam hidupnya sendiri.

"Naskahnya sangat menyenangkan.

Saat itu, saya menjalani perjalanan pulang-pergi yang melelahkan dengan KTX, dan membaca naskah ini membuat perjalanan pulang yang melelahkan menjadi benar-benar menarik.

Saya langsung tahu bahwa ini akan menjadi drama yang sempurna untuk dinikmati para pekerja profesional — sesuatu untuk dinikmati sambil minum bir dingin setelah shift panjang atau setelah menidurkan anak-anak," katanya.

Pada akhirnya, sutradara percaya bahwa kekuatan terbesar pertunjukan ini terletak pada keaslian emosionalnya.

"Penonton akan merasakan kepuasan tidak langsung yang luar biasa, seolah-olah mereka melangkah ke posisi Ji-yoon. Saya berharap mereka menemukan katarsis sejati saat tertawa dan menangis bersama karakter kami."

>>> Virtual Idol Group Makin Banyak, Bisakah Saingi PLAVE?

Drama ini akan tayang perdana pada 22 Juni. Untuk pemirsa internasional, drama ini akan tersedia di Amazon Prime Video.