Setelah turun di kawasan tersebut, jejak Nuri kembali hilang. Rekannya sempat berniat menjemput usai menjalani terapi, tetapi tidak berhasil menemukan keberadaan Nuri.

Keluarga kini masih mengandalkan bantuan rekan-rekan di Magelang untuk melakukan pencarian, termasuk menyisir agen travel dan sejumlah titik keramaian.

"Saya masih menunggu kabar dari teman-teman, saya minta untuk mencari di agen travel dan pusat keramaian. Karena dia tidak bawa HP, konektifitasnya terbatas," ujarnya.

Diduga Terbebani Cedera Pascakecelakaan

Barep menduga kondisi psikologis adiknya terganggu setelah mengalami cedera akibat kecelakaan lalu lintas beberapa bulan lalu.

Kecelakaan terjadi setelah kontrak Nuri bersama Persiku berakhir dan ia kembali ke Karanganyar pada Februari. Saat itu, Nuri yang sedang berboncengan mencari makan ditabrak pengendara motor dari arah berlawanan.

"Untung ada CCTV dan ada bukti, sehingga yang menabrak mengakui salah. Alasannya ngantuk," tutur Barep.

Insiden tersebut menyebabkan salah satu jari tangan kiri Nuri patah dan harus menjalani operasi. Dokter menyarankan masa pemulihan selama empat hingga lima bulan sebelum kembali beraktivitas normal.

Kondisi itu disebut membuat Nuri terpukul. Selain cedera akibat kecelakaan, ia juga pernah mengalami benturan kepala ketika tampil di Liga 2 dalam pertandingan melawan Persiba.

"Paska operasi dia masih masa pemulihan, dibilangi dokter 4-5 bulan. Mungkin Nuri dibilangi dokter itu langsung drop, tidak mau besar hati," kata Barep.

Menurut keluarga, selama masa pemulihan Nuri beberapa kali terlihat memikirkan kelanjutan kariernya. Situasi semakin berat karena kompetisi sedang berhenti dan ia tidak bisa menambah pemasukan melalui pertandingan tarkam.

"Setelah dia ditabrak motor itu, dia seperti depresi dan kepikiran terus pekerjaannya seperti apa," ujarnya.

Keluarga menduga kepergian Nuri berkaitan dengan keinginannya untuk menenangkan diri dari berbagai beban yang sedang dihadapi. Meski demikian, mereka berharap Nuri segera memberikan kabar dan kembali ke rumah.

"Mungkin dia pergi untuk menenangkan diri, dan mungkin dia juga terlalu berfikir beban karena cederanya. Tapi tidak begitu caranya, langsung pergi tanpa pamit," kata Barep.