Kendati demikian, rencana reuni ini tidak mendapat dukungan sepenuhnya. Mantan penjaga gawang sekaligus legenda Real Madrid, Iker Casillas, secara terbuka menyatakan ketidaksetujuannya.

"Saya tidak punya masalah dengan Mourinho. Menurut saya dia pelatih hebat.

Tetapi saya tidak ingin dia di Real Madrid.

Saya rasa ada pelatih lain yang lebih cocok menangani klub dalam hidup saya ini," tulis Casillas melalui akun X miliknya.

Hubungan Masa Lalu yang Merenggang

Pernyataan keras dari Casillas tersebut didasari oleh hubungan rumit yang pernah terjadi di antara keduanya. Hubungan mereka sempat memanas saat bekerja sama di Real Madrid.

Pada Desember 2012, Mourinho mengambil keputusan kontroversial dengan mencadangkan Casillas dari posisi kiper utama. Momen itu menjadi salah satu titik paling panas sepanjang era kepelatihan Mourinho di Madrid.

Casillas sendiri merupakan ikon besar bagi Real Madrid dengan catatan 725 penampilan sepanjang periode 1999 hingga 2015.

Ia menjadi simbol kejayaan klub Spanyol tersebut selama lebih dari satu dekade.

Florentino Perez Tetap Mengagumi Mourinho

Setelah meninggalkan Madrid, Mourinho tercatat sempat menangani beberapa klub elite Eropa. Ia pernah melatih Chelsea, Manchester United, Tottenham Hotspur, AS Roma, Fenerbahce, hingga Benfica.

Walaupun reputasinya dinilai menurun dalam beberapa tahun terakhir, Presiden Real Madrid, Florentino Perez, dilaporkan masih menjadi pengagum berat gaya kepelatihan Mourinho.

>>> Kanada Hadapi Bosnia di Piala Dunia Tanpa Alphonso Davies

Kini peluang kembalinya Mourinho ke Santiago Bernabeu tampaknya tinggal menunggu waktu resmi. Kepulangan ini akan menjadi pembuktian apakah ia menjadi solusi atau justru memicu drama lama.