Rasa aman yang dirasakan selama bertahun-tahun bisa berubah seketika akibat datangnya bencana yang tidak terduga.

Sebuah rumah yang telah dihuni selama 19 tahun sejak tahun 2007 mendadak terendam banjir untuk pertama kalinya.

>>> Pengguna ChatGPT Tembus 1 Miliar di Tengah Lonjakan Adopsi AI Global

Kawasan tempat tinggal tersebut sebenarnya sudah sering diguyur hujan deras dengan durasi yang lama selama hampir dua dekade.

Namun, kondisi air yang biasanya aman dan tidak pernah masuk ke dalam bangunan berubah total pada hari itu.

Pemilik rumah menerima kabar mengejutkan melalui telepon dan kiriman rekaman video dari sang istri saat masih berada di area tempat kerja.

Rekaman visual tersebut memperlihatkan air yang mulai mengalir masuk ke dalam ruangan rumah mereka.

Situasi di luar tempat kerja juga menunjukkan kondisi cuaca yang ekstrem dengan awan gelap dan suara hujan deras yang memekani atap sekolah.

Perjalanan pulang yang biasanya membutuhkan waktu 30 hingga 45 menit berubah menjadi lebih dari dua setengah jam.

>>> OIKN Petakan 16 Instansi Prioritas untuk Pindah ke IKN

Akses jalan di berbagai titik kota mengalami kemacetan parah dan beberapa ruas jalan terpaksa ditutup akibat genangan air yang meninggi.

Pemilik rumah berulang kali memutar arah untuk mencari jalur alternatif demi bisa sampai ke tujuan.

Kondisi di dalam rumah diwarnai kepanikan karena keluarga tersebut sama sekali tidak memiliki pengalaman atau rencana mitigasi banjir sebelumnya.

Peristiwa ini menjadi momen pembelajaran langsung mengenai pentingnya kesiapsiagaan menghadapi perubahan lingkungan dan tata kota.

Keluarga tersebut menyadari bahwa rasa aman tidak bersifat permanen dan ketenangan sangat dibutuhkan dalam mengambil keputusan saat situasi darurat.

>>> Kontroversi Kontribusi Penerima Beasiswa LPDP: Antara Kepulangan Fisik dan Jaringan Global

Meski mengalami kerugian material berupa barang-barang yang rusak, seluruh anggota keluarga dipastikan selamat dari bencana tersebut.