Layanan kecerdasan buatan (AI) milik OpenAI, ChatGPT, mencatatkan sejarah baru dengan menembus angka 1 miliar pengguna aktif bulanan (MAU) pada Mei 2026.

Pencapaian ini diumumkan berdasarkan data firma riset Sensor Tower, seperti dilaporkan Investor Daily.

>>> OIKN Petakan 16 Instansi Prioritas untuk Pindah ke IKN

ChatGPT meraih tonggak tersebut dalam waktu sekitar 3,5 tahun sejak diluncurkan pada November 2022.

Catatan ini menjadikannya aplikasi dengan pertumbuhan tercepat yang mencapai 1 miliar pengguna, melampaui rekor Google Maps yang membutuhkan waktu sekitar lima tahun.

Skeptisisme Publik Tidak Menghambat Pertumbuhan

Pertumbuhan masif ChatGPT terjadi bersamaan dengan maraknya sentimen negatif di masyarakat.

>>> Kontroversi Kontribusi Penerima Beasiswa LPDP: Antara Kepulangan Fisik dan Jaringan Global

Di Amerika Serikat, sejumlah lulusan universitas sempat menolak penyebutan teknologi AI dalam pidato kelulusan karena khawatir akan berkurangnya lapangan kerja bagi generasi muda.

Kekhawatiran mengenai risiko pengembangan AI yang tidak terkendali juga disuarakan oleh berbagai tokoh dan organisasi, termasuk Paus Leo dan perusahaan kompetitor AI, Anthropic.

>>> Putri Kerajaan Thailand Bajrakitiyabha Mahidol Meninggal Dunia

Meskipun demikian, data di lapangan justru menunjukkan dinamika yang bertolak belakang dengan sentimen negatif tersebut.