Seri MRGB86 Mini RGB dipasarkan dalam opsi 65 inch sampai 86 inch, sedangkan seri MRGB96 Micro RGB datang dengan ukuran masif 100 inch.

Pihak pabrikan mengklaim performa visual Micro RGB mendekati karakteristik panel OLED karena setiap lampu LED dapat dikontrol secara mandiri.

Model MRGB96 mengusung Dual AI Engine berbasis Prosesor AI alpha 11 Gen3 dan fitur Dual Super Upscaling.

Televisi layar raksasa ini pun mengantongi sertifikasi dari Intertek untuk cakupan warna 100% pada spektrum BT. 2020, DCI-P3, serta Adobe RGB.

"Dengan LG Micro RGB evo, kami telah mencapai tonggak yang sebelumnya dianggap mustahil untuk kategori ini," kata Product Marketing Manager Media Entertainment Solution TV LG Electronics Indonesia, Verina Widya.

Untuk melengkapi pilihan konsumen, diperkenalkan juga seri QNED evo AI yang meliputi model QNED86, QNED80, dan QNED70 dengan teknologi Mini LED rapat.

Seri QNED disokong fitur Dynamic QNED Color Pro yang memegang sertifikasi Intertek 100% Color Volume.

Pada segmen yang lebih ramah anggaran, tersedia pilihan Nano UHD yang dipersenjatai Prosesor AI alpha 7 4K Gen9, Nano Detail Enhancer, serta HDR10 Pro.

>>> 7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini, Pesaing iPad Mini dengan Memori Lega

Seluruh koleksi televisi premium ini segera didistribusikan berkala lewat jaringan toko resmi di Indonesia, namun detail harga masing-masing model belum diumumkan resmi.