"Kolaborasi kami dengan FIFA pada Piala Dunia Antarklub FIFA 2025 adalah momen penting dalam kemitraan kami," jelas Segev.

Platform ini kini berambisi menjadi wadah terpadu untuk menjawab perubahan generasi dalam cara menikmati tayangan olahraga masa kini.

"Ini adalah peluang skala besar bagi DAZN dan FIFA untuk bekerja sama secara end-to-end, menggabungkan kemampuan penyiaran global, distribusi, teknologi, dan produk kami dengan konten premium FIFA dan resonansi globalnya.

Menayangkan turnamen itu secara eksklusif dalam skala besar dan menyediakannya secara gratis kepada jutaan penggemar di seluruh dunia menunjukkan apa yang bisa kami capai bersama," terang Segev.

Layanan multi-bahasa ini akan melengkapi portofolio hak siar liga-liga papan atas dunia yang sudah dimiliki DAZN, seperti UEFA Champions League, Serie A, Bundesliga, Ligue 1, dan Premier League.

Integrasi arsip sejarah sepak bola dari edisi Piala Dunia terdahulu juga dinilai menjadi aset penting untuk menjaga interaksi penonton sepanjang tahun.

"Arsip Piala Dunia FIFA+ dan program orisinal memang merupakan sejarah berharga dari konten sepak bola, dan mengintegrasikannya ke DAZN adalah perluasan alami dari ambisi bersama kami dengan FIFA untuk menciptakan rumah global sepak bola," sebut Segev.

Meskipun menayangkan kompilasi berita dan dokumenter, Fox Sports dan Telemundo tetap memegang hak siar utama seluruh pertandingan Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat.

Kerja sama terbaru ini menjadi lompatan besar bagi kedua belah pihak dalam menggabungkan jangkauan penyiaran demi kepuasan jutaan suporter di seluruh dunia.

>>> FIFA Sejajarkan Guillermo Ochoa dengan Messi dan Ronaldo

"Ini adalah langkah terobosan bagi DAZN dan FIFA untuk menggabungkan skala, teknologi, konten, dan kemitraan mereka demi manfaat penggemar dan mitra di seluruh dunia," pungkas Segev.