Jam tangan outdoor generasi terbaru, Suunto Core 2, dikabarkan segera memasuki pasar Indonesia. Perangkat dengan nomor model OW245 ini telah terdaftar dalam database e-Sertifikasi perangkat telekomunikasi dalam negeri.

Kemunculan perangkat bertipe "Outdoor Watch" di lembaga sertifikasi lokal menjadi sinyal kuat bahwa peluncuran resminya semakin dekat.

>>> Amazfit Luncurkan Cheetah 2 Pro dan Ultra untuk Pelari di Indonesia

Sebelumnya, gawai ini telah terdaftar di Federal Communications Commission (FCC) Amerika Serikat pada April lalu.

Baterai 500 mAh Jadi Andalan

Sektor daya menjadi salah satu pembaruan paling signifikan pada perangkat asal Finlandia yang diproduksi di China ini.

Suunto Core 2 mengadopsi baterai koin jenis CR3032 dengan kapasitas mencapai 500 mAh.

Daya tampung tersebut melonjak lebih dari dua kali lipat dibandingkan generasi pendahulunya yang menggunakan CR2032.

Generasi pertama yang dijual di kisaran Rp3,2 jutaan di Amazon mampu bertahan hingga satu tahun, sehingga generasi kedua diprediksi sanggup menyala hingga bertahun-tahun tanpa perlu diganti.

Fokus Navigasi, Tanpa Fitur Kebugaran

Suunto Core 2 tetap mempertahankan identitasnya sebagai jam digital pintar, bukan smartwatch penuh. Perangkat ini tidak memiliki layar notifikasi ponsel dan tidak mendukung pemasangan aplikasi pihak ketiga.

>>> Google Rilis Panduan Khusus Atasi Bootloop Ponsel Pixel

Fokus utama adalah menunjang aktivitas bertahan hidup di alam bebas dengan sensor altimeter, barometer, dan kompas.

Pengguna dapat mengakses informasi prakiraan cuaca, peringatan badai, pengukur kedalaman snorkeling, hingga jadwal matahari terbit dan terbenam.

Konektivitas Bluetooth Low Energy tetap disematkan untuk sinkronisasi data dengan ponsel pintar tanpa menguras daya baterai berlebihan.

Sertifikasi FCC memastikan ketahanan air hingga kedalaman 100 meter, aman untuk berenang.

Namun, Suunto Core 2 murni dirancang untuk navigasi lingkungan dan tidak membawa fitur pelacak kesehatan kekinian seperti sensor detak jantung atau SpO2.

Hingga saat ini, produsen belum merilis tanggal peluncuran global maupun harga resmi untuk Indonesia.

>>> Lenovo ThinkTab X11 Resmi Dipesan, Baterai Bisa Diganti Sendiri

Jika berkaca pada generasi pertama yang dibanderol sekitar 199 dolar AS atau Rp3,2 jutaan, harga suksesornya diperkirakan berada di rentang yang mirip atau sedikit lebih tinggi.