Otoritas sepak bola Italia menjatuhkan sanksi larangan kepada pendukung Juventus dan Torino untuk menghadiri pertandingan tandang selama 10 pekan pertama Serie A musim 2026/2027.

Hukuman ini dipicu oleh kericuhan yang terjadi pada Derby della Mole di akhir musim 2025/2026.

>>> Raffi Ahmad Bantah Tuduhan Suap Bea Cukai Blueray Cargo dan Minta Arahan Istana

Bentrokan antarkelompok suporter terjadi menjelang derbi sekota tersebut, yang kemudian menyebabkan kekacauan pada jadwal pertandingan pekan terakhir.

Seorang pendukung Juventus dilaporkan mengalami luka serius dan harus dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis akibat insiden tersebut.

Aparat keamanan menangkap delapan orang anggota ultras Juventus yang diduga terlibat langsung dalam kerusuhan.

>>> Profil Abdul Halim Mantan Kades Sekapuk Gresik yang Meninggal Dunia, Lengkap: Umur, Agama dan IG

Dampak bentrokan juga merembet ke dalam lapangan. Kelompok ultras Juventus memerintahkan para pemain untuk mogok masuk lapangan sebelum laga melawan Torino dimulai.

Aksi boikot itu menyebabkan keterlambatan signifikan pada waktu kick-off Derby della Mole.

Penundaan laga Juventus kontra Torino berdampak sistemik pada asas keadilan kompetisi karena sejumlah pertandingan lain pada pekan pemungkas Serie A 2025/2026 yang seharusnya dimainkan serentak ikut terganggu.

>>> Aplikasi Streaming Resmi Piala Dunia 2026 Hadir di Folaplay dan MAXStream

Sebagai konsekuensi, otoritas sepak bola Italia memastikan kedua kelompok suporter tidak dapat mendampingi tim mereka dalam 10 laga tandang pembuka musim baru.