Selebritas Kim Kardashian menjadi sasaran kritik warganet setelah kedapatan mengabaikan komentator legendaris Formula 1, Martin Brundle, saat menghadiri Monaco Grand Prix 2026.

Insiden terjadi saat sesi grid walk sebelum balapan dimulai.

>>> Tower Bersama Infrastructure Bagikan Dividen Tunai Rp1,05 Triliun

Brundle, mantan pembalap yang kini menjadi komentator ikonik Sky Sports, mendekati Kim untuk menyapa dan memberikan pertanyaan singkat.

Namun, pendiri SKIMS itu terus berjalan dan tidak menanggapi sapaan Brundle. Dikelilingi tim keamanan ketat, Kim terlihat mengabaikan sang reporter begitu saja.

Brundle pun melanjutkan perjalanan menyusuri lintasan dengan senyuman canggung yang menjadi ciri khasnya.

Bagi komunitas F1, sesi grid walk yang dipandu Martin Brundle dianggap sebagai tradisi suci. Tokoh mana pun, termasuk bintang Hollywood, diharapkan bersikap ramah saat dihampiri.

Video momen tersebut viral di media sosial dan langsung memicu kritik pedas. Banyak pihak menilai tindakan Kim tidak menghormati budaya serta figur penting dalam olahraga otomotif.

>>> Senegal Hadapi Arab Saudi dalam Uji Coba Piala Dunia 2026 di Texas

"Martin Brundle adalah legenda di lintasan itu, sementara Kim hanya seorang tamu. Sikapnya yang mengabaikan Martin benar-benar menunjukkan kurangnya rasa hormat," tulis seorang netizen.

"Mungkin jangan pergi ke F1 jika kamu tidak mau berbincang dengan Martin Brundle," sahut yang lain.

Kritik juga menyoroti keberadaan rombongan pengawal besar yang dibawa selebritas. Kehadiran tim keamanan ketat dinilai merusak atmosfer kasual dan interaktif yang biasanya tercipta di grid Monaco.

Kasus penolakan wawancara oleh tim keamanan selebritas di area grid F1 bukan hal baru.

>>> AS Serang Iran Setelah Tudingan Tembak Helikopter

Beberapa tahun lalu, model Cara Delevingne juga menuai kritik serupa karena menolak berbicara dengan Brundle di Grand Prix Inggris.