Perubahan haluan misi ini diputuskan NASA pada Februari 2026 karena ketidaksiapan teknologi.

Wahana pendarat Starship milik SpaceX yang dikontrak NASA belum siap dan sistem pengisian bahan bakar di orbit belum pernah didemonstrasikan.

Keterlambatan ini sempat memicu kritik dari Menteri Transportasi AS Sean Duffy pada 22 Oktober 2025, yang direspons Elon Musk lewat unggahan di X.

Daripada menunda jadwal peluncuran lebih lama, NASA memilih mengubah fungsi Artemis III sebagai ajang geladi resik berawak.

Dengan demikian, ketika wahana pendarat dari SpaceX dan Blue Origin siap digunakan pada misi Artemis IV di tahun 2028 untuk membangun basis permanen, seluruh teknik penambatan sudah teruji langsung oleh manusia.

>>> Xiaomi Luncurkan MiMo-V2.5-Pro, Model AI dengan Inferensi Super Cepat

Di akhir misi, para astronaut Artemis III juga akan menguji pelindung panas yang telah ditingkatkan saat kapsul Orion menembus atmosfer Bumi dalam perjalanan pulang.