Katedral Cologne di Jerman akan mulai memungut biaya masuk bagi wisatawan mulai Juli 2026. Kebijakan ini diumumkan oleh otoritas gereja setempat untuk menutupi biaya operasional yang sangat tinggi.

Administrator Katedral, Clemens van de Ven, menyatakan bahwa bangunan warisan dunia UNESCO itu membutuhkan dana pemeliharaan, sistem keamanan, dan operasional harian mencapai Euro 44.000 atau sekitar Rp778 juta per hari.

>>> Kemenhut Dorong Revisi UU Kehutanan untuk Percepat Penyelesaian Konflik Tenurial

Biaya masuk ditetapkan sebesar Euro 12 atau sekitar Rp212.000 per orang.

Tiket diskon seharga Euro 6 atau Rp106.000 tersedia untuk pelajar berusia 14 tahun ke atas, peserta magang, dan mahasiswa.

Anak-anak berusia 13 tahun ke bawah, penyandang disabilitas berat, serta pendamping mereka dibebaskan dari biaya masuk.

>>> Bandai Namco Rilis Action Figure Naruto Bertema Noir

Jemaat yang ingin beribadah, berdoa, atau menyalakan lilin tetap dapat mengakses katedral secara gratis melalui pintu masuk khusus.

Untuk mengantisipasi antrean, penjualan tiket secara daring akan dibuka mulai 15 Juni melalui sistem pemesanan hingga tiga bulan sebelum kunjungan.

>>> XLSmart Targetkan Jaringan 5G Jangkau 88 Kota Akhir 2026

Pembelian langsung tetap dilayani di kantor katedral.