Penunjukan Nova Arianto sebagai nakhoda Timnas Indonesia U-20 oleh PSSI dinilai sangat tepat. Misi menjaga kontinuitas dan regenerasi pemain bagi skuad Garuda mulai menunjukkan hasil positif.

Usai sukses membawa Timnas Indonesia U-17 ke Piala Dunia U-17 2025 di Qatar, Nova Arianto dipromosikan naik kelas ke Timnas Indonesia U-20.

>>> PPIH Arab Saudi Terima Penghargaan dari Yayasan Waqaf Al-Mushaf

Ia resmi membesut Garuda Muda sejak 20 November 2025.

Target yang dibebankan ke pundak putra mendiang pelatih kawakan asal Semarang, Sartono Anwar, itu adalah lolos ke Piala Asia U-20.

Muaranya, Timnas Indonesia U-20 bisa berkiprah di Piala Dunia U-20.

Sebelum melangkah ke target utama, Timnas Indonesia U-19 melakukan pemanasan dengan tampil di Piala AFF U-19 2026.

Di turnamen kelompok umur ASEAN ini, pasukan Nova Arianto menyapu bersih tiga pertandingan fase Grup A.

Mereka masing-masing mengalahkan Timnas Myanmar U-19 dan Timor Leste dengan skor identik 3-0. Putu Panji dkk.

bertarung spartan saat menundukkan Timnas Vietnam U-19 dengan skor 2-1 untuk merebut juara grup sekaligus memastikan tiket ke babak semifinal.

Dari tiga laga itu, grafik permainan Timnas Indonesia U-19 terus meningkat. Performa apik ini mendapat apresiasi tinggi dari Gusnul Yakin.

Pengamat sepak bola senior asal Malang itu menilai ilmu kepelatihan Nova Arianto berkembang pesat usai menangani Timnas Indonesia U-17.

>>> Timnas Indonesia Bungkam Mozambik Lewat Gol Tunggal Ole Romeny

"Saya lihat, sebagai pelatih Nova Arianto mengalami kemajuan bagus. Taktik yang diterapkan makin bagus jika dibanding di Timnas Indonesia U-17 kemarin," katanya.

Gusnul Yakin mengamati Nova Arianto berhasil mengadopsi ilmu dari pelatih pendahulunya. Mulai taktik Indra Sjafri, Shin Tae-yong, Patrick Kluivert, hingga pelatih Timnas Indonesia saat ini, John Herdman.