Data survei mengindikasikan mayoritas UMKM mitra berada di wilayah administratif yang sama dengan SPPG. Dengan demikian, perputaran ekonomi tidak bergeser ke pemasok skala besar dari luar daerah.

"Nah, yang lebih menarik, ada sekitar 65% sektor UMKM-nya ini berada di dalam satu kabupaten di mana SPPG itu berada.

Jadi, ini juga penting, bahwa ini bukanlah supplier besar yang masuk, tapi itu memang UMKM yang ada di dalam kabupaten atau lokasi di mana SPPG tersebut berada," ungkap Seto.

Selain penyerapan komoditas lokal, pelaksanaan program ini tercatat memberdayakan sekitar 99% warga sekitar sebagai tenaga kerja operasional. Tingkat kepuasan performa mitra mencapai di atas 70%.

"Yang ketiga temuan kita adalah tenaga kerja, itu hampir 99% memang dari warga sekitar.

Kepuasan terhadap performance dari UMKM ini juga cukup besar, hampir mencapai di atas sekitar 70%.

>>> Prabowo Terima Laporan Program Strategis TNI di Istana Merdeka

Memang ada beberapa hal yang bisa ditingkatkan, adalah terutama bantuan permodalan untuk UMKM ini," tutup Seto.