Harga emas batangan PT Antam Tbk diproyeksikan bergerak fluktuatif pada Rabu, 10 Juni 2026. Pergerakan ini terjadi setelah komoditas tersebut mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Pengamat pasar emas, Ibrahim Assuaibi, memperkirakan nilai logam mulia berpotensi kembali melemah menuju level support pertama di Rp2.708.000 per gram.

>>> Prabowo Bahas Strategi Ekonomi dengan Luhut dan Chatib Basri

Jika tren penurunan berlanjut, harga emas Antam bisa menyentuh support kedua di Rp2.630.000 per gram.

Namun, jika terjadi penguatan, resistance pertama berada di Rp2.768.000 per gram. Apabila menguat lebih lanjut, resistance kedua diprediksi di Rp2.830.000 per gram.

Berdasarkan data Logam Mulia pada Selasa (9/6/2026), harga emas Antam terkoreksi Rp10.000 menjadi Rp2.733.000 per gram.

Penurunan ini berbanding terbalik dengan kondisi Senin (8/6/2026) saat harga menguat Rp5.000 ke Rp2.743.000 per gram.

>>> Energi Mega Persada Catat Penjualan US$ 136,94 Juta pada Kuartal I-2026

Meskipun sedang turun, emas Antam telah mencatat pertumbuhan 10 persen sepanjang tahun 2026 dibandingkan posisi 1 Januari di Rp2.488.000 per gram.

Rekor tertinggi sepanjang masa emas Antam adalah Rp3.168.000 per gram yang diraih pada 29 Januari 2026.

Pelemahan juga terjadi pada harga buyback emas Antam yang turun Rp13.000 menjadi Rp2.527.000 per gram pada Selasa (9/6/2026).

Sesuai Peraturan Menteri Keuangan No 34/PMK.

>>> PNM Tanam 70.000 Mangrove untuk Jaga Ekosistem Pesisir

10/2017, transaksi buyback di atas Rp10 juta dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen bagi pemilik NPWP dan 3 persen bagi non-NPWP.