Populasi sepeda motor listrik di Indonesia terus meningkat signifikan. Kendaraan roda dua ramah lingkungan ini menawarkan efisiensi tinggi dan bebas emisi.

Meski demikian, pemilik wajib memahami pola perawatan komponen utamanya, terutama baterai. Baterai merupakan 'jantung' motor listrik yang krusial untuk performa dan memiliki nilai investasi tinggi.

>>> BMW iM3 Terlihat di Le Mans, Siap Debut Setelah Uji Coba di Nürburgring

Mohamad Rifki Robani, pemilik bengkel spesialis motor listrik STB EV, menekankan pentingnya perawatan baterai.

Salah satu kebiasaan yang sering diabaikan adalah ketidakakuratan indikator baterai pada panel instrumen beberapa model motor listrik.

"Kalau dipakai, harus diperhatikan persentase baterainya, sisanya tinggal berapa.

Sebab, display yang ada di speedometer itu tidak akurat, kan biasanya tampilannya itu per 25 persen," ujar Rifki.

Rifki menambahkan, jangan sampai baterai digunakan hingga benar-benar habis. Tindakan tersebut dapat mengurangi siklus hidup baterai.

Menghabiskan daya hingga nol persen atau deep discharge dapat merusak sel baterai secara permanen. Akibatnya, kemampuan menyimpan daya menurun drastis seiring waktu.

>>> Penjualan Mobil Mei 2026 Melonjak 14 Persen Secara Tahunan

Banyak pengguna khawatir soal overcharge saat mengisi daya semalaman. Menurut Rifki, teknologi pengisian daya motor listrik saat ini sudah cukup pintar.

"Sebenarnya, kalau kelamaan dicas tidak masalah. Sebab, ada otomatis cut off di charger-nya," kata Rifki.

Pentingnya Kalibrasi Berkala

Meski pengisian daya aman dari overcharge, baterai tetap perlu perawatan teknis. Penyelarasan sel baterai atau balancing wajib dilakukan secara berkala.

Menurut Rifki, arus pada baterai akan menjadi tidak seimbang seiring waktu. Setidaknya setiap 6 bulan sekali perlu dilakukan balancing untuk menyamakan tegangan di setiap sel.

Proses ini mencegah sel bekerja terlalu keras atau drop lebih dulu. Jika langkah preventif dilakukan disiplin, usia pakai baterai bisa bertahan lama.

>>> Geely EX2 Laris Manis, Terjual Ribuan Unit dalam Beberapa Bulan

"Jika perawatannya benar, maka baterai itu bisa awet sampai lima tahun. Lumayan kan, karena baterai itu komponen yang paling mahal pada motor listrik," ujarnya.