"Tentu kami memiliki perasaan yang baik, tetapi ada beberapa hal yang masih harus dilakukan dengan lebih baik lagi," ujarnya.

Ia menjelaskan permasalahan teknis terkait koordinasi posisi antarpemain yang terkadang terlalu renggang. "Ini mungkin terdengar sangat teknis, tetapi terkadang kami harus bermain lebih dekat satu sama lain.

Ada momen ketika jarak di antara kami terlalu jauh."

Menurutnya, kebersamaan di atas lapangan perlu ditingkatkan agar pemahaman antarpemain depan dan tengah semakin padu.

"Kadang kami juga perlu lebih terhubung dan membuat pemain-pemain depan berada lebih dekat dengan kami. Dengan begitu chemistry akan terus berkembang," ucap Joey.

John Herdman kini memiliki opsi untuk kembali memasang duet ini atau mencoba pilihan lain seperti Calvin Verdonk dan Rayhan Hannan untuk menghadapi Mozambik.

Meskipun fondasi permainan tim dianggap sudah kokoh, Joey Pelupessy menegaskan seluruh anggota skuad masih berpeluang besar untuk meningkatkan kualitas permainan.

"Saya pikir dasar-dasar permainan kami sudah bagus, baik ketika bermain dengan Ivar maupun gelandang lainnya," kata Joey.

Ia memandang bahwa evaluasi berkala merupakan metode utama bagi seluruh pemain untuk mengukur progres performa tim secara kolektif.

"Untuk pertandingan ini kami tampil cukup baik, tetapi selalu ada ruang untuk perbaikan. Itulah cara kami melihat perkembangan tim bersama-sama," tuturnya.

>>> BI Proyeksikan Rupiah Menguat ke Rp16.800 pada 2027

Skuad Garuda diharapkan dapat segera mengimplementasikan perbaikan taktis tersebut dalam pertandingan internasional mendatang.