Ilmuwan Temukan Ekosistem Mikroba Purba Hidup di Tubuh Mumi Ötzi
Petugas mengondisikan ruang penyimpanan dengan suhu minus 6 derajat Celsius dan kelembapan 99 persen agar serupa dengan gletser tempat penemuannya.
Dalam studi terbaru, tim ilmuwan memeriksa reservoir air, menyeka area luar jasad, serta mengambil sampel jaringan internal mumi.
>>> Apple Luncurkan Fitur Keamanan Anak Baru di WWDC 2026
Peneliti juga menguji tanah yang berada di bawah jasad Ötzi saat proses penggalian berlangsung.
Proses identifikasi dilakukan dengan mengekstraksi DNA dari spesimen mikroba udara yang berhasil dibiakkan dari ruang penyimpanan.
Ilmuwan kemudian memeriksa kerusakan DNA untuk membedakan antara spesies jamur atau bakteri purba dengan mikroba modern.
Langkah ini mempermudah pemisahan antara mikroba asli dari tubuh Ötzi, mikroba yang berpindah setelah kematian, serta mikroba yang masuk akibat proses penanganan manusia modern.
Spesies Bakteri dan Jamur yang Ditemukan
Bakteri Methylobacterium dan Sphingomonas menjadi jenis yang paling banyak ditemukan pada permukaan kulit Ötzi akibat penanganan modern.
Sementara itu, bakteri jenis Staphylococcus diyakini merupakan bagian asli dari mikrobioma mumi tersebut.
Peneliti juga menemukan empat jenis ragi di dalam dan luar jasad Ötzi, yakni Glaciozyma, Goffeauzyma, Mrakia, dan Phenoliferia.
Tingkat kerusakan DNA yang signifikan serta kemiripan genetik dengan jamur Antartika memastikan bahwa mikroba ini berasal dari ekosistem purba Alpen.
Para ilmuwan telah menyusun rekam jejak kehidupan Ötzi yang meninggal tragis pada usia sekitar 46 tahun. Konsumsi terakhirnya terdeteksi berupa biji-bijian, tumbuhan, serta daging rusa dan ibex.
Kondisi fisik Ötzi menunjukkan adanya luka sayat di tangan serta anak panah yang menancap di bahu sebagai tanda kematian akibat pendarahan.
>>> Komdigi Pastikan Pelemahan Rupiah Tidak Ganggu Lelang Frekuensi
Tubuhnya memiliki 61 tato purba, endapan kalsium di jantung, serta bakteri Helicobacter pylori di dalam usus.
Update Terbaru
Gaikindo Catat Penjualan Mobil Mei 2026 Naik 14 Persen secara Tahunan
Selasa / 09-06-2026, 15:52 WIB
Microsoft Tutup Akses 70 Proyek Open Source di GitHub Akibat Malware
Selasa / 09-06-2026, 15:52 WIB
Pemerintah Targetkan Program Prioritas 2027 Lebih Efektif dan Berkualitas
Selasa / 09-06-2026, 15:52 WIB
Kurs Rupiah 9 Juni 2026 Menguat ke Rp18.000 Setelah BI Rate Naik
Selasa / 09-06-2026, 15:52 WIB
DPR dan Pemerintah Sahkan Batas Usia Pensiun Baru Anggota Polri
Selasa / 09-06-2026, 15:49 WIB
OJK Panggil Toyota Astra Financial Services Terkait Dugaan Kekerasan Penagihan
Selasa / 09-06-2026, 15:49 WIB
Penjualan Mobil Mei 2026 Melonjak 14 Persen Secara Tahunan
Selasa / 09-06-2026, 15:49 WIB
Pemerintah Lanjutkan Efisiensi Anggaran pada 2027
Selasa / 09-06-2026, 15:48 WIB
Chatib Basri: Tiga Opsi Kelola APBN di Tengah Tantangan Fiskal
Selasa / 09-06-2026, 15:48 WIB
Ciputra Life Sesuaikan Strategi Investasi Hadapi Kenaikan Yield
Selasa / 09-06-2026, 15:48 WIB
Markas Timnas Inggris di Florida Diguncang Gempa Jelang Laga Kontra Kosta Rika
Selasa / 09-06-2026, 15:48 WIB
Kementan Gandeng Billy Mambrasar untuk Berdayakan Petani Muda Papua
Selasa / 09-06-2026, 15:44 WIB
Cara Praktis Cek Tunggakan BPJS Kesehatan Lewat HP Tanpa Ribet
Selasa / 09-06-2026, 15:44 WIB
Kehadiran Edwin Hidayat dan Anthony Leong Dinilai Percepat Transformasi Digital Telkom
Selasa / 09-06-2026, 15:44 WIB






