Aksi jual bersih atau net sell oleh investor asing mencapai Rp 587 miliar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Selasa (8/6/2026).

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi tajam sebesar 252,628 poin atau 4,52 persen ke level 5.342,137 pada penutupan.

>>> Warga Kepulauan Talaud Semarakkan Piala Dunia 2026 dengan Bendera Raksasa

Tekanan jual terbesar dari investor asing menyasar saham-saham berkapitalisasi besar yang menjadi konstituen utama indeks.

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatat net sell tertinggi mencapai Rp 489 miliar sepanjang perdagangan tersebut.

Posisi pelepasan saham terbesar berikutnya diikuti oleh PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) senilai Rp 298 miliar, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) sebesar Rp 136 miliar, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) senilai Rp 133 miliar, serta PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) sebesar Rp 78 miliar.

Meskipun tekanan jual mendominasi, investor asing terpantau masih melakukan akumulasi beli bersih atau net buy pada saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) senilai Rp 258 miliar.

Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) juga mencatat net buy sebesar Rp 122 miliar.

Aktivitas pengumpulan saham oleh asing selanjutnya terjadi pada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) sebesar Rp 38 miliar, PT Darma Henwa Tbk (DEWA) senilai Rp 30 miliar, dan PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) sebesar Rp 29 miliar.

Data perdagangan menunjukkan IHSG dibuka pada level 5.486,31 dan sempat menguat ke posisi tertinggi harian di 5.523,94.

>>> Telkom Indonesia Bagikan Dividen Tunai Rp 21,9 Triliun

Namun pergerakan indeks terus melaju di zona merah hingga menyentuh area terendah sekaligus level penutupan di 5.317,91.

Aktivitas perdagangan di bursa mencatatkan nilai transaksi yang sangat tinggi mencapai Rp 21,73 triliun.

Adapun volume perdagangan menyentuh angka 32,52 miliar saham dengan frekuensi transaksi sebanyak 2,21 juta kali.

Pelemahan ini melanda hampir seluruh sektor di bursa dengan total 661 saham ditutup melemah di zona merah.

Di sisi lain, tercatat hanya ada 78 saham yang bergerak menguat dan 78 saham lainnya ditutup stagnan.

Secara intraday, grafik perdagangan sempat memperlihatkan upaya rebound pada awal sesi sebelum akhirnya melemah kembali akibat eskalasi aksi jual menjelang penutupan.

>>> SATU Dental Gandeng Podcast Keluarga Artis Kampanyekan Perawatan Gigi

Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia kini berada pada level Rp 9.438 triliun.