Sepanjang tahun 2025, total realisasi penambahan toko baru gabungan merek Alfamart, Alfamidi, serta Dan+Dan mencapai 1.057 unit.

Tomin mengakui tantangan industri tahun ini cukup berat akibat tekanan daya beli, depresiasi rupiah, dan potensi lonjakan harga pemasok.

Meski demikian, perseroan memilih belum mengubah rencana kerja tahunan.

"Kami masih stick dengan budget dan belum melakukan adjustment. Walaupun banyak tantangan, kami masih mengupayakan yang terbaik untuk bisa mencapai target-target tersebut," kata Tomin.

Manajemen tidak memaparkan rincian target pendapatan atau laba bersih secara spesifik.

Namun, perseroan mematok proyeksi performa keuangan akhir tahun mampu mengungguli realisasi periode sebelumnya.

>>> Daftar 23 Ponsel Android yang Mendukung Quick Share ke iPhone via AirDrop

"Yang bisa saya sampaikan, kita mengupayakan hasil yang lebih baik dibandingkan 2025," tutup Tomin.