Petenis muda Mirra Andreeva sukses merengkuh gelar Grand Slam pertamanya setelah memenangi laga final tunggal putri turnamen Prancis Terbuka 2026 di Roland Garros, Paris, pada Sabtu, 6 Juni 2026.

Atlet unggulan kedelapan tersebut menumbangkan petenis kualifikasi asal Polandia, Maja Chwalinska, dalam dua set langsung 6-3 dan 6-2.

>>> Mirra Andreeva Juara French Open 2026 Usai Tekuk Maja Chwalinska

Pertandingan berlangsung selama 1 jam 22 menit.

Kemenangan ini menjadikan Andreeva sebagai petenis putri termuda yang memenangi gelar Roland Garros sejak Monica Seles pada tahun 1992.

Ia juga membawa pulang hadiah uang sebesar 1,4 juta euro.

Laga final yang disaksikan oleh 15.000 penonton ini sempat diwarnai ketegangan di awal permainan akibat angin kencang.

Hal itu memicu empat break service beruntun, sebelum akhirnya Andreeva menguasai tempo permainan.

Selepas memastikan poin kemenangan lewat pukulan backhand, Andreeva langsung merayakan keberhasilannya bersama sang pelatih, Conchita Martinez, yang merupakan mantan juara Wimbledon tahun 1994.

"I've been watching Roland Garros since I was very young and it has always been a dream to win this trophy," kata Mirra Andreeva, Juara Prancis Terbuka 2026.

Petenis yang lahir di Siberia ini tercatat mengalami perkembangan pesat sejak menembus babak semifinal Prancis Terbuka 2024.

Ia juga memenangi dua gelar WTA 1000 pada tahun 2025 hingga menembus peringkat lima besar dunia.

Sebelum melangkah ke partai puncak, Andreeva mencatatkan kemenangan meyakinkan atas petenis Ukraina unggulan ke-15, Marta Kostyuk, di babak semifinal yang sarat dengan tensi politik.

Di sisi lain, Maja Chwalinska yang menempati peringkat 114 dunia tetap mencetak sejarah sebagai petenis kualifikasi kedua yang berhasil mencapai final Grand Slam setelah Emma Raducanu pada US Open 2021.