Mirra Andreeva mencatatkan sejarah baru di Roland Garros. Petenis muda asal Rusia itu berhasil menjadi juara tunggal putri French Open 2026.

Di partai puncak, Andreeva mengalahkan Maja Chwalinska dengan skor 6-3, 6-2. Kemenangan ini sekaligus memberinya gelar Grand Slam pertama.

>>> 16.930 Jemaah Haji Reguler Indonesia Dapat Hotel Bintang Lima di Madinah

Pertandingan berlangsung pada Sabtu (6/6) di lapangan Philippe-Chatrier. Andreeva tampil dominan dan merebut sembilan gim secara beruntun.

Set pertama berjalan ketat dengan kedua pemain saling mematahkan servis. Namun, Andreeva akhirnya menutup set dengan 6-3 dalam 47 menit.

Memasuki set kedua, Andreeva semakin tak terbendung. Ia memimpin 5-0 sebelum Chwalinska memperkecil ketertinggalan menjadi 2-5.

>>> Beppe Marotta Ingin Pensiun Usai Bawa Inter Milan Juara Liga Champions

Andreeva kemudian mematahkan servis Chwalinska untuk ketujuh kalinya dan memastikan kemenangan 6-2. Ia pun langsung merayakan trofi perdananya.

Catatan Sejarah dan Ungkapan Emosional

Dengan kemenangan ini, Andreeva menjadi petenis putri Rusia keempat yang juara di Roland Garros. Sebelumnya ada Anastasia Myskina (2004), Svetlana Kuznetsova (2009), dan Maria Sharapova (2012, 2014).

Dalam upacara penyerahan trofi, Andreeva memuji Chwalinska sebagai lawan yang sulit. Ia juga mengaku sudah bermimpi memegang trofi French Open sejak kecil.

>>> Catatan Sahabat: Perjuangan Bahlil Lahadalia dan Fenomena Lagu Viral

Andreeva berterima kasih kepada timnya yang terus mendorongnya hingga batas kemampuan. Ia mengakui terkadang menjadi orang yang sulit dihadapi.